Bapak Jokowi Seorang Presiden dengan Visi CEO Septo Indarto

2 Jan

Bapak Jokowi Seorang Presiden dengan Visi CEO

Septo Indarto

Pak Jokowi orangnya simpel, merakyat, punya semangat kerja, selalu tersenyum, seorang decision maker yang cepat dan mempunyai visi untuk negaranya melangkah ke depan. Itulah gambaran sosok presiden Indonesia yang di lihat dan dirasakan oleh semua orang Indonesia. Dia adalah seorang presiden dengan visi CEO. Seorang CEO tahu apa yang harus dikerjakannya dalam waktu cepat, bertindak sangat berani, dia mampu melihat peluang yang harus di ambil, dia mempunyai ilmu manajemen untuk mengelola sebuah organisasi untuk berjalan secara efektif. Itu semua yang kita lihat dari karakter presiden Jokowi. Hal ini tidak terlepas dari latar belakang dia sebagai seorang penguasaha yang bergerak di bidang mebel di Solo. Sehingga tahu bagaimana bekerja secara efisien tetapi tepat sasaran.

Kita lihat tahun pertama dia menjabat sebagai presiden, maka hal yang pertama dilakukan adalah konsolidasi politik, sehingga politik kegaduhan Indonesia bisa direndam dan tidak sampai menciptakan konflik. Saat ini banyak partai politik yang berkuasa bergabung dengan koalisi menjadi pendukung pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Tahun kedua memimpin maka presiden Jokowi fokus kepada program kerja. Dia bergerak cepat, pembangunan infrastruktur menjadi fokusnya, strategi pembangunan di rubah, dari pinggiran menjadi ke arah tengah. Hasilnya? Pembangunan infrastruktur di luar pulau Jawa berkembang. Presiden Jokowi juga memperhatikan daerah-daerah dekat perbatasan seperti Indonesia dengan Timor-Leste, Indonesia dengan Papua Guinea, Indonesia dengan Malaysia. Kantor imigrasi di dekat perbatasan di bangun dengan megah, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kebanggaan menjadi orang Indonesia. Ini adalah mengenai brand Indonesia di dunia internasional sehingga dilihat dari negara lain Indonesia adalah negara yang makmur dan tentunya akan memberikan dampak yang positif juga akan menggerakan ekonomi masyarakat di dekat daerah perbatasan.

Presiden juga fokus kepada pembangunan bendungan di daerah, jalan lintas trans daerah, pembangunan renovasi bandar udara dan pembangunan bandara yang baru, pengengembangan UKM, membuat peta jalan untuk e-commerce di Indonesia, program tax amnesty, pengembangan industri dalam negeri seperti PT Pindad, PT DI, PT Pal dll.

Seorang CEO telah tahu apa yang harus dikerjakan dan kecepatan kerja yang harus dijalankan. Presiden Jokowi bekerja dengan cepat untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di Indonesia yang sudah terjadi bertahun-tahun tanpa adanya solusi yang tepat untuk menyelesaikannya.

Seorang CEO juga tahu bahwa organisasi yang kuat harus mempunyai sistem pertahanan keamnan yang kuat untuk melindungi kinerja organisasi dari ancaman musuh. Presiden Jokowi terus melakukan pembaharuan alat-alat militer Indonesia dengan didukung oleh pengembangan industri dalam negeri. Ketika China mengklaim bahwa pulau Natuna adalah bagian teritorinya hal ini didasarkan kepada sejarah masa lampau China karena banyaknya nelayan China yang mencari ikan di sana. Presiden Jokowi mengatakan tidak ada dasar hukumnya China melakukan hal itu, presiden Jokowi memerintahkan latihan gabungan besar-besaran semua angkatan baik angkatan udara-angkatan darat-angkatan laut untuk berlatih di pulau Natuna dan memberikan pesan yang jelas jangan macam-macam untuk menganggu kedaulatan wilayah Republik Indonesia. Latihan tersebut diliput oleh media internasional.

Media bisnis Bloomberg menempatkan presiden Jokowi sebagai presiden terbaik 2016 di antara delapan pemimpin negara Asia-Australia. Bloomberg menilai ada tiga indikator yang menunjukkan hal itu:

  1. Presiden Jokowi mampu menguatkan nilai tukar sebesar 2.41 persen.
  2. Indonesia tambah tumbuh sebesar 5,02 persen dari pertumbuhan ekonominya.
  3. Tingkat penerimaan publik mengenai kapabilitas kinerja presiden cukup tinggi yaitu 69 persen.

Dari semua pemimpin yang di nilai oleh Bloomberg dari delapan negara di Asia-Pasifik hanya presiden Jokowi yang memiliki semua indikator untuk tiga kategori yaitu fluktuasi kurs, pertumbuhan ekonomi, rating penerimaan publik.

Tantangan terbesar bagi preseiden Jokowi tetap bagaimana memacu pertumbuhan ekonomi dan menjaga kestabilan politik. Jika ini terus berlanjut maka Indonesia bisa menjadi negara terkuat di Asia-Pasifik. Pembagunan infrastruktur dan sumber daya manusia harus tetap menjadi fokus utama untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dengan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: