Joey Alexander Pianis Jazz Indonesia (Septo’s Note)

31 Des

Joey Alexander

Pianis Jazz Indonesia (Septo’s Note)

 

Joey Alexander adalah salah satu musisi Jazz dunia asal Indonesia yang berhasil masuk ke dalam nominasi Grammy Awards. Joey Alexander lahir pada tanggal 25 Juni 2003 di kota Denpasar Bali. Bakat sebagi musisi telah terlihat dari kecil. Dia adalah musisi Jazz asal Indonesia yang telah tampil untuk acara musik Jazz menghormati musisi Jazz legendaris Herbie Hancock, mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan juga presiden Amerika Serikat Barack Obama. Joey Alexander telah belajar musik Jazz sejak umur enam tahun.

Tahun 2014, musisi Jazz Amerika, Wynton Marsalis mengundang dia untuk acara konser di Lincoln Center. New York Times menulis pertunjukan itu membuat dirinya menjadi an overnight sensation. Dia memainkan musik Jazz dengan teknik yang luar biasa. Dia adalah musisi Jazz yang berhasil memenangkan penghargaan Grand Pix di the 2013 Master-Jam Fest dan pertunjukan di Montreal dan New Port Jazz Festival tahun 2015. Tahun 2015 dia berhail merilis album Jazz pertamanya yang berjudul My Favorite Things ketika berumur 11 tahun.

Dia adalah musisi Jazz yang luar biasa dan bisa memainkan karya Jazz Standard antara lain: Coltrane, Monk, Chick Corea. Karya permainannya di buat dalam bentuk video kemudian di up load video di Youtube.com. Musisi Jazz yang sekaligus pemain trumpet Wynton Marsalis atas saran temannya untuk melihat permainan karya Joey Alexander di video Youtube.com langsung terpukau. Wynton mengatakan dia adalah musisi yang luar biasa. Wynton Marsalis saat ini menjabat sebagai Artistic Director Jazz at Lincoln Center. Wynton mengakui dirinya sangat terpukau permainan teknik Jazz yang dimainkan oleh Joey Alexander.

Pada bulan Mei 2014, Wynton Marsalis mengundang Joey Alexander dalam acara Organization’s Gala miliknya. Ini juga merupakan debut Joey Alexander di Amerika Serikat dan mulai dikenal oleh komunitas Jazz Amerika. Dia berhasil mendapatkan opini yang positif dari kalangan komunitas Jazz Amerika dan juga surat kabar di Amerika Serikat. Dia berhasil memainkan karya Monk-Jazz Standard yang berjudul Round Midnight. Allen Morrison dari majalah Down Beat mengatakan mengenai pertunjukan tersebut. Dia sangat jenius sekali dan ajaib. Joey Alexander berhasil memainkan karya Monk-Jazz Standard Round Midnight dengan berbagai variasi teknik musik Jazz yang sangat memukau sekali.

Wynton Marsalis mengatakan mengenai Joy Alexander: Sampai saat ini belum ada orang yang memainkan karya Monk yang sangat luar biasa di umur seperti dirinya. Saya sangat menyukai segalanya dari dirinya, rhytm-Jazz Music yang dimainkannya, kepercayaan diri yang dimiliki dirinya, dan kehebatan dirinya untuk mengerti dan ahli dalam musik yang dimainkannya.

Joey Alexander juga tampil dalam acara A Great Night in Harlem at Appolo Theater, sebuah pertunjukan musik untuk menghormati musisi Jazz legendaris Herbie Hancock.

Pertunjukan Joey Alexander di Universitas Columbia mendapatkan sambutan yang luar biasa. Video pertunjukan tersebut menjadi viral di internet. Joey Alexander memainkan pertunjukan musik Jazz di Juiliard School bersama murid-murid di sana dan mendapatkan liputan dari NBC News.

Bulan Februari 2016, Joey Alexander mendapatkan Runner-Up untuk penghargaan the Grammy Awards Best Jazz Instrumental Album-My Favorite Things dan Best Improvised Jazz Solo-Giant Steps.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: