Definisi Brand dan Branding Septo’s Note

1 Des

Definisi Brand dan Branding

Septo’s Note

Ada perbedaan pengertian antara Brand dan Branding. Untuk lebih jelas perhatikan definisi di bawah ini:

  1. Brand adalah merek yang di miliki oleh sebuah perusahaan.
  2. Branding adalah sebuah kumpulan kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan dengan tujuan untuk membangun dan membesarkan brand. Dalam branding diperlukan kegiatan komunikasi kepada konsumen yang telah di susun dan di rencanakan dengan baik oleh perusahaan.

Saat ini perusahaan-perusahaan harus bekerja keras untuk memperkenalkan dan membesarkan brandnya. Tujuannya supaya konsumen mengetahui merek yang diperkenalkan oleh perusahaan kepada mereka. Banyak perusahaan yang menyewa perusahaan atau firma Public Relation untuk memperkenalkan brand merek. Karena menciptakan branding membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Berbeda di era tahun 1960-an hingga 1980-an. Merek-merek yang ada di pasar tidak begitu banyak sehingga para konsumen lebih mudah untuk mengenal mereka. Contoh brand-brand lama yang saat ini masih bertahan yaitu Coca Cola, McDonald’s, KFC, Panasonic (Dulu National), BMW, Nestle, Unilever dll.

Bagaimana cara kerja proses dalam Branding. Ada beberapa tahap yang harus diperhatikan:

  1. Sudah di tahap mana branding tersebut?
  2. Tahap di mana apakah konsumen sudah mengenalnya (aware)
  3. Tahap di mana mengenai arti dari brand tersebut
  4. Tahap di mana Brand tersebut di sukai
  5. Tahap di mana konsumen mencintai dan loyal terhadap brand tersebut

Branding yang baik adalah tipe aktivitas brand yang disesuaikan dengan pencapaian nilai brand itu sendiri. Contohnya Google adalah brand yang telah di kenal sebagai mesin pencari di internet. Tetapi Google tetap terus melakukan inovasi untuk menciptakan berbagai produk sehingga Google banyak melakukan kegiatan branding seperti iklan dan press conference, saat ini para pengguna internet (konsumen Google) telah mempunyai pemahaman bahwa Google adalah perusahaan teknologi, Google manciptakan berbagai macam produk baru seperti kaca mata pintar kepada konsumen dan dipublikasikan secara luas.

Ada satu hal yang harus diperhatikan brand yang sudah di kenal tetapi kurang pemahaman berarti perusahaan harus bekerja lebih keras lagi untuk kegiatan brandingnya supaya konsumen bisa lebih mengenalnya dan menjelaskan apa yang bisa diberikan oleh brand kepada mereka. Contohnya ketika perusahaan elektronik Samsung asal Korea Selatan ingin memperkenalkan Samsung Galaxy dengan sistem OS baru yaitu Android. Perusahaan ini bekerja keras dalam kegiatan branding mereka. Orang telah lama mengenal Samsung sebagai salah satu produsen handphone, tetapi Samsung ingin menjelaskan kepada konsumen bahwa Samsung membawa teknologi baru dalam produksi handphone mereka yang di kenal sebagai smartphone dengan nama Galaxy. Perusahaan video game Nintendo asal Jepang gagal memperkenalkan branding mereka Nintendo Wii U. Karena Nintendo tidak dapat menjelaskan apa perbedaan konsol Wii dan Wii U. Konsumen berpikir Wii U adalah aksesoris Nintendo, sehingga penjualan Wii U anjlok dan menyebabkan kerugian besar Nintendo.

Brand Activation adalah sebuah kegiatan branding yang di lakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan pemahaman konsumen terhadapbrand mereka, brand tersebut sudah di kenal dan di pahami, perusahaan meningkatkan aktivitas brandingnya dengan tujuan konsumen ingin mencoba dan membeli brand mereka. Inti dari Brand Activation adalah konsumen yang sudah membeli brand kita maka harus dipikirkan kembali untuk membuat konsumen untuk membeli lagi brand kita. Perusahaan-perusahaan yang menciptakan produk baru selalu mengadakan kampanye baik itu melalui iklan, kegiatan PR, kegiatan CSR untuk memperkenalkan brand mereka kepada konsumen untuk mau membeli lagi brand mereka. Pengenalan produk baru adalah hal yang penting, sehingga konsumen akan memiliki pemahaman yang baru terhadap sebuah brand. Inovasi pengembangan produk baru adalah kuncinya. Pada tahap ini sebuah brand telah dikategorikan sebagai strong brand dan proses branding harus kontekstual dan disesuaikn dengan situasi brand saat ini dan tahapan pencapaiannya.

Ada tiga hal mengenai unsur terpenting dari branding adalah 3C’s:

  1. Clarity (Jelas)
  2. Consistency (Tetap pada citranya).
  3. Constancy (Selalu ada di mana di butuhkan). (Sumber Amalia Maulana-Brand, Branding dan Peranannya Bagi Perusahaan)

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan perusahaan melakukan perubahan pada brandingnya.

  1. Akibat tekanan pesaing yang tidak mampu di tahannya.
  2. Tekanan dari perubahan perilaku konsumen akibat perubahan prilaku yang disebabkan perubahaan teknologi.
  3. Masalah prioritas perusahaan yang telah berubah.

Perubahan branding yang dkenal sebagai rebranding atau repositiong adalah langkah terakhir yang bisa dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: