Shalat Dhuha Sebagai Pembuka Pintu Rezeki

10 Jan

Shalat Dhuha Sebagai Pembuka Pintu Rezeki

Septo Indarto

“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.”

(HR Hakim dan Thabrani)

Shalat Dhuha yang dilakukan di pagi hari adalah shalat untuk membuka rezeki kita, banyak kisah orang-orang yang sukes dalam berbisnis dan juga berkarir karena mereka secara konsisten mengerjakan sholat dhuha tepat waktu. Mereka mengharapkan datangnya rezeki yang halal yang langsung diberikan oleh Allah SWT kepada mereka dan datangnya rezeki dengan berbagai cara tanpa di duga sama sekali. Karena semuanya merupakan pemberian Allah SWT kepada hambanya yang taat dan konsisten untuk menjalankan perintahnya.

Salah satu Ustad yang sering menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan shalat dhuha adalah ustad Yusuf Mansyur. Menurut beliau sholat dhuha adalah sholat yang mampu memberikan ketenangan iman, memberikan motivasi kepada diri kita dan juga membuka jalan untuk datangnya rezeki dari arah yang tidak pernah di sangka-sangka. Karena yang mengatur rezeki kita adalah Allah SWT dan kita harus meminta dan berdoa. Selain itu kita harus bekerja keras dan juga rajin bersedakah. Melaksanakan sholat dhuha dan dibarengi dengan melakukan amalan sedekah akan mempercepat datangnya rezeki kepada kita.

Beberapa keutamaan shalt dhuha dijelaskan:

  1. “Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus disedekahkan untuk setiap ruas itu.” Para shahabat bertanya, “Siapa yang kuat melaksanakan itu, ya Rasulullah? Beliau menjawab, “Dahak yang di masjid itu lalu ditutupinya dengan tanah, atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah. Atau, sekiranya tidak dapat melakukan itu, cukuplah diganti dengan mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)
  2. “Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.” (H.R Turmudzi)
  3. “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.”

(HR Hakim dan Thabrani)

  1. “Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami`: 634)
  2. “Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…” (Shahih al-Targhib: 673).

“Barang siapa yang men6. gerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna..” (Shahih al-Jami`: 6346).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: