FirstNet dan Internet Berbasis Satelit

7 Jan

FirstNet dan Internet Berbasis Satelit

Septo Indarto

 

FirstNet sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa teknologi internet bertekad menyediakan layanan internet hingga ke seluruh pelosok Tanah Air. Layanan internet itu akan berbasis satelit untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit dijangkau.  Layanan internet berbasis satelit ini sejalan untuk melengkapi program pemerintah terkait Rencana Pita Lebar Indonesia (RPI).

Melalui layanan internet satelit, FirstNet dapat menjangkau hingga ke seluruh wilayah Nusantara, termasuk wilayah pelosok dan terpencil, daerah perdesaan hingga perbatasan dengan negara tetangga. Dengan, demikian penetrasi internet di Indonesia akan semakin cepat dan berkembang pesat.

Layanan berbasis satelit akan semakin menguntungkan, karena FirstNet justru akan bersinergi dengan layanan fixed broadband maupun mobile broadband. Baik fixed maupun mobile broadband juga membutuhkan satelit untuk memancarkan layanan internet, ketika terjadi gangguan pada jaringan kabel atau based transceiver station (BTS). Sehingga layanan akses data internet tidak terganggu.

Alasan FirstNet menawarkan jasa layanan internet berbasis satelit:

Pertama, sebagian wilayah saat ini belum bisa  tercover fixed broadband dan  ini adalah peluang yang harus dimanfaatkan sehingga FirstNet bisa masuk menawarkan layanan internet satelit kepada wilayah yang belum bisa menggunakan fixed broadband.

Kedua, Telkom Group (termasuk Telkomsel di dalamnya) selain menawarkan fixed dan mobile broadband, juga memiliki satelit. “Sehingg pada saat fiber optik mengalami gangguan, otomatis mereka memanfaatkan Vsat satelit. Satelit akan sangat membantu jika ada gangguan pada fiber optik.

Peluang bisnis yang ditawarkan untuk layanan internet satelit dari FirstNet akan berkembang pesat. Berdasarkan data, penetrasi internet di Indonesia baru sekitar 30,5% dari populasi penduduk Indonesia. Jumlah itu akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Penggunaan internet akan booming dari perangkat mobile karena kemudahan yang ditawarkannya.

Jika bisnis berkembang maka pihak FirstNet akan menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dari  teknologi internet berbasiskan satelit yang ditawarkan dengan kecepatan internet 2-50 megabit per detik (Mbps) menjadi 150-200 Mbps, tergantung kapasitas dan kebutuhan pelanggan.

Dengan kecepatan internet tersebut, sektor korporasi yang terdapat di area rural sudah bisa melakukan komunikasi melalui internet, seperti mengirim email, browsing, membuat website, teleconference dll.

Perusahaan akan menargetkan segmen korporasi sebagai pelanggannya dan biaya yang diperlukan oleh FirstNet untuk pengembangan produk IP broadband yang menggunakan akses satelit sekitar US$ 1,5 – 2 juta atau sekitar Rp 20-28 miliar untuk mengembangkan jasa layanan internet berbasiskan satelit. Bisnis FirstNet nantinya dikelola oleh anak perusahaanya yaitu PT Delta Nusantara Networks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: