Strategi Online dan Offline Dalam Pengembangan Bisnis

4 Jan

Strategi Online dan Offline Dalam Pengembangan Bisnis

Septo Indarto

 

Dalam pengembangan bisnis di Indonesia, ada salah satu cara yang unik yang bisa kita kembangkan yaitu menerapkan dua strategi sekaligus yaitu strategi online dan strategi offline. Kedua strategi ini sangat efektif untuk meningkatkan omzet penjualan. Di Indonesia belum sepenuhnya orang percaya pada penjualan online dan kita harus tetap mempunyai toko fisik yang nyata. Strategi online diterapkan untuk mempromosikan bisnis kita sedangkan strategi offline diterapkan untuk membungun kepercayaan konsumen kepada bisnis yang kita jalankan, yaitu kita harus membangun sebuah toko fisik yang nyata.

Dibawah ini ada sebuah kisah menarik dari Michael Tampi, beliau adalah Co Founder Kinara Indonesia & Comma ID.

Sejak bulan Agustus 2015 lalu dia mulai mencoba membangun suatu bisnis baru, berawal dari ketertarikannya di dunia maternity dan baby, lahirlah sebuah bisnis online. Perjalanannya selama 3 bulan dan memasuki bulan ke-4 ini sangat menarik.

Tetapi persoalan ke bisnis online adalah Jualan. Karena  inti dari semua bisnis adalah jualan, dan berhasil menghasilkan omzet. Masalah utama  di online adalah setiap hari akan ada bisnis baru yang lahir, jadi tugas pertama yang harus kita lakukan adalah bagaimana kita bisa mendapatkan milyaran pelanggan dan mereka bisa mendapatkan informasi mengenai bisnis kita

Offline Strategy

Kemudian beliau memutuskan untuk membuka offline store, sebuah toko yang cukup besar di daerah yang cukup menantang dan mempunyai prospek yang bagus, yaitu daerah Kelapa Gading-Jakarta Utara.

Ternyata hanya dalam waktu 4 hari sejak toko tersebut dibuka, penjualannya sudah bisa melebihi 2 bulan online store yang beliau dirikan

Dari sini kita bisa belajar hal yang penting mengenai market di Indonesia. Kita masih dalam perjalanan beberapa tahun lagi untuk membangun kepercyaan dari pelanggan di dunia digital. Membangun kepercayaan pelanggan dengan keberadaan toko offline ternyata memiliki dampak besar yang tidak kita pikirkan.

Apakah caranya harus membuka outlet atau store yang membutuhkan modal besar?  Tidak juga. Sekarang banyak sekali bazaar-bazaar yang  keren dan bagus menawarkan harga sewa yang terjangkau untuk kita sewa dan kita dapat menunjukan kredibilitas bisnis kita melalui bazaar tersebut kepada para pelanggan kita tujuannya untuk menggiring pelanggan kita untuk mengakses online store kita.

Menurut Donald Lantu, Direktur Center for Innovation, Entrepreneurship & Leadership School of Business and Management ITB ada empat strategi yang bisa dipilih sebagai cara untuk menghadirkan produk di toko offline.

  1. Berbagi tempat

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan berbagi tempat bersama pelaku usaha lain. Tujuannya untuk mengurangi biaya sewa di lokasi premium. Kita bisa bergabung dengan menyewa tempat di lokasi yang strategis untuk menekan biaya sewa. Menurut Donald mengatakan hal ini biasanya dilakukan oleh para pemilik brand yang memiliki produk yang berbeda, tetapi menyasar profil target pasar yang sama.

  1. Kerja sama dengan dengan pembagian saham

Strategi selanjutnya adalah dengan menawarkan alternatif kepemilikan saham atau bagi hasil dengan pemilik lokasi usaha. Tawaran kerja sama tersebut bisa jadi membuat pemilik brand tidak perlu membayar sewa tempat, karena dikonversi menjadi proporsi saham pada bisnis yang dijalankan. Bagi hasil bisa dilakukan setelah pendapatan sudah didapatkan.

  1. Mencari tempat yang mati suri

Untuk mendapatkan tempat dengan harga yang relatif lebih terjangkau, pelaku usaha bisa mmencari  tempat-tempat yang sudah  mati suri. Misalnya, mencari toko yang sudah tutup, kita bisa menghidupkan lagi dengan kegiatan usaha toko kita .

  1. Pilih lokasi yang kurang strategis

Kita mencari tempat di lokasi yang kurang strategis. Biasanya harga sewanya akan lebih rendah dibandingkan dengan tempat yang berada di jalan utama. Tetapi kita harus aktif berpromosi supaya pelanggan mengetahui mengenai toko kita.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: