Telematika-Animasi Penggerak Ekonomi Cimahi Septo Indarto

22 Des

Telematika-Animasi Penggerak Ekonomi Cimahi

Septo Indarto

 

Untuk mengembangkan ekonomi masyarakat, pemerintah kota Cimahi menyadari keterbatasan sumber daya alam, sehingga untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, makmur, dan berjiwa wirausaha sangat sulit. Tetapi ada potensi besar yang bisa diandalkan yaitu kota Cimahi memiliki sumber daya manusia yang bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Ketika kota Cimahi mempunyai status daerah otonomi pada tahun 2001, wali kota Cimahi ibu Atty Suharti berani melakukan sebuah terobosan yang out of box dengan mengembangkan sebuah bentuk penyusunan konsep industri kreatif dengan pengembangan ekonomi lokal (PEL). Salah satu dari programnya adalah pengembangan klaster telematika dan animasi sebagai salah satu sumber andalan yang dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi kota Cimahi.

Pengembangan itu dituangkan kedalam sebuah pedoman umum dalam bentuk dokumen Sistem Inovasi daerah (SIDA) pada tahun 2011. SIDA dijadikan sebagai pedoman untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi untuk mendukung berbagai program dan kegiatan, termasuk program dan kegiatan pengembangan empat klaster industri, yaitu:

  1. Makanan dan Minuman.
  2. Tekstil dan Produk Tekstil.
  3. Kerajinan.
  4. Animasi dan Telematika.

Khusus untuk animaiu dan telematika merupakan klaster yang masih baru dan masih harus di uji coba di lapangan apakah sukses atau tidak penerapannya. Tantangan lain adalah untuk bidang animasi dan telematika belum banyak diberikan bantuan modal, khususnya dari pihak perbankan karena masih minimnya informasi dibidang ini dan belum ada yang menggerakan sebelumnya. Pemerintah kota Cimahi melihat ada tiga hal yang harus segera dikembangkan dalam mengembangkan bidang animasi dan telematika yaitu pertama harus dibenahi masalah kepemimpinan dan managerial, kedua harus dikembangkan kemampuan teknis dan ketiga harus dikembangkan keahlian bisnis dan kreativitas.

Untuk mewujudkan hal itu maka perlu dipersiapkan dulu dukungan SDM untuk bidang ini, kemudian dibuka jalur pendidikan formal yaitu SMKN 2 jurusan animasi dan berdirinya Akademi Komunitas Negeri (AKN) pada tahun 2014 yaitu lembaga pendidikan setara diploma (D2) yang menawarkan tiga jurusan /dispilin ilmu yaitu animasi, teknik informatika dan otomasi industri.

Didirikannya AKN mempunyai tujuan yaitu bahwa sumber daya manusia adalah modal dasar utama yang bernilai untuk menunjang keberhasilan pembangunan untuk mendukung upya itu maka diperlukan kebutuhan program pendidikan yang mendukung tujuan tersebut. Kehadiran AKN diharapkan akan mampu menjawab kebutuhan SDM yang terdiri dari tenaga-tenaga professional dan wirausaha baru untuk mengisi pasar lokal, regional dan dunia yang disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. AKN bisa menjadi andalan untuk mencetak sumber daya manusia yang handal dan sudah siap bersaing dalam pasar kerja.

Empat Kluster SIDA Realisasi Program
1. Animasi dan Telematika

2. Makanan dan Minuman

3. Tekstil dan produk Tekstil

4. Kerajinan

·       Di Klaster animasi dan telematika diwujudkan dengan mendirikan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Cimahi pada tahun 2014.

·       AKN Cimahi merupakan strata pendidikan setara diploma (D2) dengan tiga jurusan dispilin ilmu yaitu: Animasi, aplikasi software, dan otomasi industri.

·       Pemerintah kota Cimahi juga membentuk Cimahi Creative Association (CCA) pada 28 Oktober 2009 dan saat ini telah memiliki subsector kreativitas IT, animasi, dan film.

·       Dukungan pemerintah telah dibuktikan dengan pembangunan gedung Baros Information Technology Creative (BITC).

·       Kepercayaan pemerintah kepada kota Cimahi untuk membangun Techno Park adalah dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan ekonomi lokal Cimahi yang didukung oleh Acuan Sistem Inovasi Daerah.

 

Dalam implementasinya BPPT akan mendukung dengan membina kota Cimahi untuk mewujudkan daerah yang memiliki Techno Park. Techno Park dibangun di Lapangan Krida, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan. Pembagunan Techno Park tetap memperhatikan kaidah pelestarian lingkungan. Dari keseluruhan total luas lapangan hanya 30% yang digunakan untuk pembangunan fisik dan sisanya akan dijadikan sebagai sarana ruang terbuka hijau.

Techno Park akan menjadi ikon bagi kota Cimahi di masa depan dan pertumbuhan pelaku usaha ekonomi lokal akan bertambah. Techno Park juga akan menjadi daerah wisata ilmu pengetahuan dan teknologi dan dapat menggerakan ekonomi lokal dan daerah sekitarnya. Pengembangan kawasan Techno Park akan menjadi sebuah sejarah dalam memasuki ekonomi yang didukung kemampuan teknologi yang dapat menggerakan masyarakat lokal dan dapat memberikan nilai tambah untuk pertumbuhan kota Cimahi .

Kota Cimahi juga menyelenggarakan Baros International Animation Festival sejak tahun 2013, tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas industri telematika dan animasi kota Cimahi. Festival ini diikuti oleh animator-animator kelas dunia dari kawasan Asia, Timur Tengah , Eropa, Amerika. Ajang ini juga menjadi promosi untuk kota Cimahi supaya dikenal sebagai salah satu pusat animasi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: