Konferensi Asia-Afrika 2015 Septo Indarto

9 Mei

Konferensi Asia-Afrika 2015
Septo Indarto

Konferensi Asia-Afrika 2015 yang diselenggarakan di dua kota, yaitu Jakarta dan Bandung masih mempunyai kekuatan dasyhat dalam menggalang kekuatan baru untuk menjadikan kehidupan kita menjadi lebih baik saat ini dan dimasa mendatang. KAA pertama yang diselenggarakan di kota Bandung atas inisiatif presiden Sukarno untuk menggalang kekuatan Negara-negara Asia-Afrika pada tahun 1955 berhasil mengguncang dunia dan menjadi kekuatan baru saat itu, dimana banyak Negara di Asia-Afrika yang memperoleh kemerdekaannya yang sebelumnya selama ratusan tahun terus dijajah oleh Negara-negara Eropa dan Amerika. KAA menjadi sebuah momentum besar bagaimana Negara-negara di Asia-Afrika bergerak bersama untuk mencapai kemerdekaan bersama yang selama ini sangat sulit diraih. Kekuatan KAA yang berhasil menghasilkan Dasasila Bandung menjadi tonggak penting dalam sejarah politik internasional dimana penggalangan kekuatan 29 negara berhasil dilakukan dan Negara-negara Asia-Afrika mendapat pengakuan kemerdekaan di dunia internasional.
Sejarah kemudian mencatat dan membuktikan bahwa kerjasama Asia-Afrika dalam memperoleh kemerdekaannya mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan Negara-negara di Asia-Afrika berhasil mendai Negara yang merdeka dan berdaulat hingga saat ini untuk menentukan nasib mereka sendiri. Saat ini sudah banyak Negara-negara di Asia dan Afrika yang menjadi kekuatan baru dalam peta politik dan peta ekonomi global. Bahkan India, China, Korea Selatan dan Taiwan menjadi kekuatan utama dalam peta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia internasional. Produk-produk industri mereka berhasil menguasai pasaran dunia dan banyak mendapatkan pengakuan internasional. Situasi dunia saat ini telah berubah dengan cepat, tetapi Negara-negara Asia-Afrika berhasil berdiri dan tegak, walaupun ada beberapa Negara di Asia-Afrika belum merdeka dan masih berkonflik, seperti Palestina. Tetapi perjuangan itu belum berakhir dan harus terus diperjuangkan. Perjuangan tidak boleh mengenal kata lelah. Perjuangan diplomasi internasional Negara anggota KAA harus terus berlanjut untuk pengakuan kemerdekaan Palestina. Semua Negara anggota KAA harus berdiri bersama bagaimana menyelesaikan konflik Israel-Palestina dan memperjuangkan Negara Palestina menjadi Negara yang berdaulat. Palestina sejak dahulu telah mendapatkan tekanan terus-menerus dari Israel dan Amerika.
Perjuangan KAA juga harus mampu menciptakan reformasi di dalam Dewan Keamanan PBB unyuk menciptakan keseimbangan kekuatan dalam politik internasional. Hal ini memang tidak mudah, karena kepentingan dari Negara-negara Barat sangat besar dan mereka masih mempunyai kekuatan ekonomi dan politik yang menguasai hampir 65% kekuatan global. Ini sudah tentu membutuhkan perjuangan yang sangat keras dan tidak bisa dianggap remeh.
KAA tahun 2015 harus mempunyai gebrakan-gebrakan baru dalam program-program kerja yang akan dibuat untuk masa mendatang:
1. Konflik-konflik yang trejadi di Negara-negara KAA yang masih ada hingga saat ini harus diselesaikan.
2. Reformasi PBB sehingga bisa tercipta keseimbangan baru antara kekuatan Negara Barat dan Negara Timur (Negara Selatan-Selatan).
3. Perlunya menghimpun kekuatan untuk upaya kemerdekaan Palestina.
4. Adanya program yang dilakukan dengan aksi nyata dalam mencitakan kerjasama pendidikan dan penghapusan kemiskinan.
Saat ini ketidakseimbangan global semakin terlihat dan terasa, Negara-negara Utara adalah Negara-negara maju, dari waktu ke waktu makin kaya dan makin makmur. Sementara itu Negara-negara Selatan banyak yang makin tidak berdaya dalam memakmurkan rakyatnya dan menciptakan lapangan kerja. Pekerjaan rumah yang bernama kemiskinan masih membutuhkan perjuangan yang sangat panjang. Hal ini kita harus bertindak secara cepat dan bertindak nyata bukan hanya sekedar pertemuan untuk berdiskusi semata, tetapi yang dibutuhkan adalah aksi nyata dan hasil akhir yang bisa dinikmati oleh semua pihak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: