Transformational Leadership Dalam Tim Virtual Bagaimana Menjalankannya Septo Indarto

4 Jan

Transformational Leadership Dalam Tim Virtual
Bagaimana Menjalankannya
Septo Indarto

Saat ini koloborasi dalam tim virtual merupakan kebutuhan yang mendesak dalam menciptakan sebuah inovasi teknologi di berbagai bidang. Ketika tren open source dalam teknologi informasi diterapkan oleh Linux dan berhasil, semua kebutuhan inovasi diperlukan oleh semua perusahaan. Tetapi dalam koloborasi tersebut diperlukan seorang Leader yang kuat untuk memimpin tim virtual. Tim Virtual adalah orang-orang pilihan yang dapat bekerja dalam sebuah team work menggunakan komputer yang terhubung dengan jaringan internet dan bekerja pada periode waktu tertentu untuk menciptakan sebuah proyek bersama. Seorang Leader dapat mengatur team work nya sesuai dengan apa yang diinginkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Leader harus mampu meningkatkan tanggung jawab bersama, pertukaran informasi, pengembangan ide-ide baru, memberikan motivasi kepada team, berani mengambil risiko dan tanggung jawab ketika proyek tersebut menghadapai sebuah masalah dan dengan cepat mampu menyelesaikan masalah tersebut.
Hal yang terpenting dalam kolobarasi tersebut adalah upaya menciptakan kejujuran satu sama lain, tanpa kejujuran dan keterbukaan proyek yang sedang dikerjakan tidak akan dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan. Teknologi informasi telah dijadikan sebagai media yang paling efektif dan mampu menekan biaya operasional kerja, oleh karena itu ini adalah sebuah kerja sama yang dilakukan yang harus mendapatkan hasil yang maksimal. Seorang Leader harus mampu memperlakukan mitra kerja sama sebagai mitra yang sejajar, memberikan data yang lengkap dan akurat sebagai in put (masukan) untuk segera diolah atau dikerjakan. Karena dengan cara itu akan tercipta sebuah kepercayaan antar mitra kerja. Seorang Leader harus mampu mengajak mitra kerja untuk melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan bersama ketika ada hal yang harus dilakukan ketika proyek sedang dikerjakan, dan menghargai ide-ide yang disumbangkan kepada team work. Ini adalah kerja sama lintas batas oleh karena itu faktor kepercayaan dan kejujuran adalah modal sebagai sebuah keberhasilan dalam mengerjakan proyek tersebut.
Seorang Leader juga harus mampu mengalokasikan sumber daya dari team worknya dengan cara seperti terus melakukan pelatihan untuk mendapatkan team work yang berkualitas, Seorang Leader juga harus mampu membuat anggaran perjalanan, karena tim virtual sewaktu-waktu juga harus bertemu dengan mitra kerja untuk mengenal lebih dekat secara pribadi dan menciptakan sebuah komunikasi. Tetapi dalam beberapa contoh kasus perjalanan justru dilakukan pada awal pembentukan tim virtual yang akan berkerja sama dengan mitra kerja. Tetapi hal itu merupakan sebuah keuntungan karena ketika pertemuan pertama terjadi selanjutnya komunikasi dilakukan melalui internet, saat ini kita bisa memakai skype- video internet yang bisa digunakan untuk teleconference.
Seorang Leader mempunyai tanggungjawab dalam koloborasi ini, karena kerjasama ini adalah kerjasama lintas batas, seorang Leader harus mampu menyatukan ide-ide yang muncul, menganalisa kelemahan-kelebihan team work dan mitra kerja, dia harus mempunyai gaya yang fleksibel artinya mampu berubah untuk beradatapsi dengan kondisi yang menuntut perubahan cara kerja, dia harus tegas ketika menghadapi sebuah masalah karena program kerja tidak sesuai yang dia harapkan.
Saat ini banyak perusahaan-perusahaan yang mengembangkan koloborasi melalui Tim Virtual, perusahan pembuat pesawat terbang seperti Air Bus saat banyak menyelesaikan proyek perancangan desain pesawat melalui tim virtual. Ini memudahkan kerja, karena Air Bus mempunyai tim kerja di banyak Negara untuk mendukung satu proyek pembuatan pesawat. Tim virtual sangat memudahkan kerja mereka, desain-desain yang dikerjakan bisa didiskusikan bersama melalui teleconference, fleksibilitas adalah kunci utama mengerjakan proyek tersebut. Seorang Leader sangat mempengaruhi cara kerja tim virtual, oleh karena itu sangat penting bagi seorang Leader memimpin tim virtual untuk mencapai hasil yang maksimal.
Seorang Leader harus mampu membuat kerangka kerja bagi tim virtual:
1. Menciptakan proyek yang akan dikerjakan.
2. Memilih orang-orang yang berkualitas dalam team work.
3. Membuat anggaran yang dibutuhkan untuk operasional kerja.
4. Memilih teknologi yang tepat dalam bekerja.
5. Bersikap fleksibel ketika terjadi perubahan yang harus dilakukan ketika dalam proses kerja.
Team Virtual bekerja dengan pertukaran informasi jalur cepat karena bisa menggunakan media social net working, e-mail dan teleconference. Ini membutuhkan team work yang mempunyai semangat yang tinggi. Yang harus diperhatikan adalah jaringan kerja sangat luas dan diluar batas-batas fungsi, hirarki, dan organisasi karena team virtual berkerja dengan lintas batas antar Negara.
Seorang Leader harus terus mengamati perkembangan teknologi yang terjadi, karena ini akan berpengaruh kepada produktivitas kerja tim virtual. Penggunaan peralatan hardware yang tepat dan up to date adalah solusi untuk terus menjaga produktivitas. Tim Virtual haruslah orang-orang yang mempunyai kemampuan teknis teknologi yang baik, mereka mampu mengoperasikan teknologi, mereka dapat memasang dan mendukung teknologi yang mereka gunakan saat ini, seperti bagaimana memasang komponen hardware pada komputer, mengerti managemen troubleshooting ketika komputer terkena masalah. Seorang Leader harus tetap mempertahankan supaya sistem computer harus tetap paling mutakhir tujuannya untuk efisiensi kerja, apabila teknologi tertinggal justru akan memakan biaya yang besar dan pemborosan waktu.

Hal yang terpenting yang harus dilengkapi dalam tim virtual adalah:
1. Komputer standar yang sesuai dengan kebutuhan waktu (Komputer yang digunakan harus mampu mengerjakan aplikasi-aplikasi software terbaru dan mempunyai daya kerja yang cepat, misalnya saat ini standar computer memakai prosesor intel teknologi core i3, core i5, core i7. Gunakakanlah teknologi itu).
2. Menggunakan internet dengan kecepatan tinggi, tujuannya untuk memudahkan pencarian data, baik data teks maupun data multimedia.
3. Tim virtual yang mempunyai kompetensi terbaik dalam merancang proyek-proyek teknologi sehingga mereka dapat bekerja dengan mencapai hasil yang maksimal.
4. Tim virtual harus didukung dengan anggaran yang kuat, karena anggaran digunakan untuk membeli keperluan barang-barang yang harus di beli dan segera di gunakan untuk keperluan kerja. Karena peralatan IT adalah dinamis dan perkembangannya sangat cepat.

Tim Virtual dan Cloud Computing
Perkembangan teknologi cloud computing sangat membantu tim virtual dalam bekerja, karena semua data dan proyek dapat dikerjakan bersama di simpan dalam server yang sama. Hal yang terpenting adalah pengamanan data menggunakan aplikasi software yang terpercaya. Ini sangat penting ketika pencurian data semakin meningkat di jaringan internet. Data adalah modal untuk tim virtual dalam menyelesaikan proyek untuk mencapai hasil yang maksimal.
Cloud Computing memudahkan data dapat diakses bersama, tim virtual mempunyai keuntungan memakai teknologi cloud computing, karena sifatnya yang sifatnya fleksibel yang dapat diakses dimana saja dan akan mengurangi biaya operasional kerja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: