Elon Musk dan Wahana Antariksa SpaceX Septo Indarto

7 Okt

Elon Musk dan Wahana Antariksa SpaceX
Septo Indarto

Elon Musk adalah orang yang senang mewujudkan impiannya, dia bekerja keras untuk mewujudkannya, salah satu impiannya adalah menciptakan terobosan teknologi luar angkasa yang lebih inovatif dan harganya bisa terjangkau. Elon Musk mengaku bahwa dia dipengaruhi oleh seri Foundation Isaac Asimov dan memandang bahwa perjalanan luar angkasa adalah tahap pertama untuk memperluas penjelajahan umat manusia dan juga melestarikan kehidupan manusia. Dia mengatakan hal itu karena dia mempunyai opini bahwa kehidupan multiplanet bisa meredam ancaman terhadap kelangsungan kehidupan manusia. Penyebab kehidupan manusia bisa punah antara lain terjadi karena Asteroid dan gunung berapi yang mempunyai letusan besar yang super dapat memusnahkan kehidupan umat manusia.

Space Exploration Technologies (SpaceX) didirikan pada bulan Juli 2002, perusahaan ini adalah perusahaan ketiganya dan bertujuan untuk mengembangkan inovasi baru dalam pengembangan teknologi roket yang jauh lebih maju dari pada teknologi saat ini yang digunakan oleh NASA. Proyek roket pertama yang berhasil diluncurkan adalah Roket Falcon 1 dan Falcon 9. Wahana antariksa adalah Dragon. Musk mendirikan SpaceX dengan dana $100 juta yang berasal dari kekayaannya sendiri.

SpaceX telah berhasil memenangkan kontrak dari NASA senilai $1,6 milyar pada tanggal 23 Desember 2008 untuk 12 penerbangan roket Falcon 9 dan wahana antariksa Dragon ke International Space Station. Proyek ini berhasil menggantikan program Space Shuttle setelah dihentikan pada tahun 2012. Kelebihan SpaceX adalah perusahaan ini berhasil merancang roket Falcon dan wahana antariksa Dragon dengan kemampuan mengangkut Astronot, dan komisi Augustine merekomendasikan transportasi Astronot bisa ditangani oleh perusahaan SpaceX.
Bulan September 2009, roket Falcon 1 menjadi alat transportasi swasta pertama yang berbahan bakar cair dan berhasil menempatkan satelit di orbit bumi. NASA memilih SpaceX karena perusahaan ini berhasil menciptakan inovasi teknologi roket dan juga mempercayakan pengiriman kargo ke International Space Station. Ini merupakan langkah sukses yang besar bagi Elon Musk. NASA memberikan nilai kontrak sebesar dengan nilai minimal U$1,6 miliar dan nilai maksimal U$3,1 milyar.
SpaceX juga akan terus mengembangkan teknologi luar angkasa dan menurunkan biaya penerbangan luar angkasa,sehingga bisa terjangkau. Sehingga akan lebih banyak pihak yang bisa berpartisipasi dalam penerbangan luar angkasa dengan biaya yang lebih murah dan teknologi yang ditawarkan lebih inovatif.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: