Ilmu Kung Fu Dalam Dunia Bisnis Septo Indarto (Team Double S)

16 Sep

Ilmu Kung Fu Dalam Dunia Bisnis
Septo Indarto (Team Double S)

Sejak ratusan tahun yang lalu Kung Fu dikenal sebagai bela diri yang mengajarkan filosofi hidup disemua bidang termasuk bisnis. Di dalam bela diri Kung Fu kita harus menggunakan kekuatan pikiran dan kekuatan otot, mempunyai visi, mampu bertahan, menjadi pribadi yang gigih dalam bekerja, tetapi harus fleksibel. Dunia bisnis juga harus seperti itu, kita hidup harus dinamis tidak boleh statis. Tidak ada daerah nyaman (Comfort Zone). Di dalam bela diri Kung Fu kita diajarkan bela diri setahap demi setahap, dari tingkat yang sederhana bagi para pemula hingga tingkat yang sangat ahli bagi para pendekar yang telah senior.
Dalam ajaran Kung Fu kita harus fleksibel dan mau menerima kegagalan sebagai sebuah proses untuk menyiapkan diri kita menjadi orang yang berhasil dikemudian hari. Kung Fu harus dilatih setiap saat, begitu juga kita harus meningkatkan kualitas diri kita setiap saat. Latihan akan menuju proses yang lebih baik dari waktu sebelumnya. Di dalam proses latihan kita akan ditempa kepemimpinan dalam diri kita, kesabaran, motivasi untuk mencapai target yang positif, hasil yang maksimal, konsentrasi tingkat tinggi. Itu semua bukan pekerjaan yang mudah membutuhkan proses yang panjang untuk melatih diri kita, mampukah kita melawati proses itu semua. Semua itu ada di tangan kita. Kesabaran akan melatih kita untuk menjadi orang yang bijaksana dan tidak rakus, memimpin anak buah akan menjadikan diri kita sebagai pemimpin yang adil-mempunyai motivasi-mencapai target. Itu semua membutuhkan kerja keras.
Dalam bisnis kita harus fleksibel dan mau menerima keterbukaan, tetapi menyaringnya sesuai dengan kebutuhan kita. Kita tidak boleh menjadi manusia lemah, menyendiri, dan takut menghadapi dunia luar. Kita harus melihat mata kita terhadap lingkungan luar, mempelajarinya, dan yang paling penting dapat menyesuaikan dengan perubahan itu.

Menempa kekuatan dalam diri kita adalah sebuah kewajiban, kita harus mampu mencari jalan-jalan yang baru ketika kita menghadapi berbagai macam rintangan. Proses untuk bertahan diri dan mampu memecahkan berbagai persoalan bukanlah pekerjaan yang mudah. Ini membutuhkan motivasi diri dan kemampuan beradatapsi dalam menghadapi rintangan-rintangan dalam lingkungan kita.
Dalam berbisnis kita harus fleksibel, mampu bertahan dan menemukan jalan baru, bagaimana menciptakan ide-ide baru yang sesuai dengan kebutuhan saat ini dan dimasa yang akan datang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: