Transparansi Septo Indarto (Team Double S)

26 Agu

Transparansi
Septo Indarto (Team Double S)

Penipuan pajak, pencatatan data-data palsu untuk sebuah laporan, dan kerja sama penipuan dalam skala besar telah membuat dunia bisnis menjadi tercoreng, perbuatan yang dilakukan oleh segelintir orang yang tidak jujur menyebabkan kerugian dalam skala besar dan bahkan membawa dampak negatif dalam skala global. Kerugian-kerugian perusahaan menciptakan ketidakpercayaan masyarakat dalam dunia bisnis, hal ini adalah sebuah praktik kotor yang tidak bisa dimaafkan oleh semua orang. Oleh karena itu peran pemerintah sangat penting sekali untuk menyelesaikan semua masalah tersebut. Pemerintah harus berada dalam lini terdepan untuk membangun dan menciptakan transparansi sebagai kekuatan yang mempunyai pengaruh positif untuk menciptakan praktik-praktik yang bersih dalam dunia bisnis. Jika orang-orang bejat terus melakukan praktik bisnis kotor tersebut tidak ditangkap dan diberikan hukuman, maka itu bukan hanya berdampak negatif kepada dunia bisnis tetapi juga akan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Perlu tindakan yang serius untuk mencegah hal itu semua. Pada tahun 2014 sebanyak 47 negara berkumpul di Paris, Perancis untuk membahas praktik transparansi perbankan Tujuan dari pertemuan itu adalah untuk mendorong pertukaran data keuangan global. Dua negara yang mempunyai sistem keuangan global yang paling sulit untuk diminta informasinya dan bersifat sangat tertutup yaitu Swiss dan Singapura juga ikut menandatangani deklarasi pertukaran data perbankan secara otomatis. Tujuannya untuk menciptakan transparansi dan praktik bisnis yang bersih.
Dalam deklarasi yang ditandatangani tersebut, Negara-negara itu telah berkomitmen segera untuk meloloskan undang-undang yang baru yang akan memungkinkan otoritas masing-masing mengumpulkan data semua rekening bank dan secara otomatis melakukan pertukaran antar anggota.
OECD (Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi), Negara-negara anggota organisasi tersebut diminta menerapkan stndar baru global bersifat tunggal tanpa ada penundaan. Standar baru sangat diperlukan untuk mendapatkan akses data yang lebih luas, tujuannya untuk menghindari penipuan-penipuan yang akan terjadi dikemudian hari. Daftar penandatanganan deklarasi tersebut dilakukan oleh seluruh anggota OECD yang berjumlah sekitar 47 negara.
Menurut Angel Gurria Sekretasri Jendral OECD: Standar baru dalam menciptakan transparansi data keuangan akan menjadi acuan dan menjadi a real game changer. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kekuatan hukum dan kemauan politik untuk menciptakan praktik-praktik yang bersih untuk mengurangi kerugian.
Sebelum ada deklarasi bersama, Negara-negara harus meminta data yang dicurigai sebagai penipuan pajak, tetapi proses ini sering kali sulit karena beberapa Negara bertindak tidak koperatif, sehingga menyulitkan penyelidikan dari mana dana itu berasal dan sangat sulit untuk membuat tuntutan hukum. Tetapi saat ini aturan baru tersebut akan menciptakan kemudahan. Negara yang ikut menandatangani deklarasi perlu menyediakan pedoman yang jelas dalam bebrapa bulan mendatang mengenai bagaimana standar yang harus dimasukan ke praktik yang akan dilakukan kepada komite fiscal OECD dan menyediakan solusi teknis untuk memastikan hal tersebut efektif.
Menurut Angel Gurria: Ini adalah standar baru pada pertukaran otomatis informasi yang akan meningkatkan kerjasama internasional, menempatkan kembali kebijakan pemerintah kepada pijakan yang lebih dalam kekuatan hukum, bahkan ketika mereka berusaha melindungi integritas dari sistem pajak mereka dan melawan praktik penghindaran pajak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: