Daya Saing di Era Global Septo Indarto (Team Double S

20 Des

Daya Saing di Era Global
Septo Indarto (Team Double S)

Setiap Negara dihadapkan saat ini bukan hanya bagaimana bisa berkompetisi di dalam pasar dalam negeri tetapi juga bagaimana bisa berkompetisi di era global. Pertumbuhan ekonomi global walaupun masih dalam krisis telah menunjukkan perbaikan secara bertahap. Pemerintah disetiap Negara harus membuat kebijakan ekonomi yang lebih mendorong kearah inovasi. Ekonomi berbasis inovasi adalah ekonomi yang dapat memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi sebuah Negara dan akan membutuhkan banyak tenaga kerja yang terdidik. Persaingan antar Negara akan terus meningkat, perlombaan inovasi teknologi akan semakin meningkat, inovasi teknologi akan digunakan di semua bidang. Yaitu:
1. Bidang industri
2. Bidang pendidikan
3. Bidang Kesehatan
4. Bidang perdagangan
5. Bidang pemerintahan
Setiap pemerintahan diseluruh dunia dituntut harus terus memperbaiki infrastruktur karena hal ini berkaitan dengan persaingan yang begitu ketat, yaitu bagaimana menciptakan barang dan kemudian memproduksinya dalam jumlah yang besar dengan kualitas yang cukup baik sehingga dapat diterima di pasar dunia. Pasar internasional membutuhkan produk-produk yang mempunyai daya jual tinggi dan harga yang terjangkau. Standar baku yang berlaku di dunia seperti standar ISO akan diberlakukan ke dalam semua tingkat level managemen, standar-standar yang lain juga akan digunakan. Penerapan standar managemen dan juga standar produksi harus betul-berul dilakukan dengan baik.
Daya saing di era global membutuhkan kejelian untuk membaca pasar di setiap Negara. Oleh karena itu riset untuk mengetahui keinginan konsumen dalam membeli sebuah produk adalah keharusan. Standar ekonomi kreatif yang didasarkan pada ide-ide bagaimana menciptakan sebuah produk dan jasa yang mempunyai nilai lebih akan semakin berkembang di era global. Oleh karena itu sistem ekonomi kreatif akan memberikan peranan yang sangat penting saat ini.
Oleh karena itu ekonomi kreatif harus didukung:
1. Hukum kekayaan intelektual (paten, hak cipta, royalty, desain).
2. Infrastruktur yang memadai.
3. Anggaran yang cukup (Anggaran digunakan untuk pengembangan barang sehingga mempunyai nilai lebih).
4. Dukungan pemerintah berupa kebijakan untuk membangun industri-industi yang berbasis ekonomi kreatif.
5. Tenaga kerja yang terdidik dan mempunyai jiwa inovasi.
Ekonomi kreatif bertujuan bagaimana mengolah ide-ide yang lahir dari seorang individu atau kelompok untuk menjadi barang atau jasa yang bernilai ekonomi dan dapat dijual ke pasar karena mempunyai nilai lebih yang ditawarkan. Nilai lebih adalah barang yang mempunyai keunggulan yang diproduksi dan tidak terdapat pada produk-produk kompetitor. Ini yang menjadi andalan untuk diproduksi dan kemudian dapat dijual. Besarnya barang yang dijual dihitung dalam jumlah relative (yaitu sesuai dengan permintaan pasar). Bisa diproduksi dalam jumlah sedikit dan bisa diproduksi dalam jumlah besar, hal ini berkaitan dengan segmentasi pasar yang akan dituju dan kemampuan konsumen untuk membeli produk kita. Ekonomi kreatif adalah bagaimana menciptakan produk-produk yang berkualitas baik dan unik. Unik dalam hal ini adalah mempunyai keunggulan dalam fungsi dan desain yang disukai oleh konsumen. Produk-produk yang unik akan menjadi andalan untuk dijual, hal yang yang harus diperhatikan adalah bagaimana pasar internasional akan menyerap produk-produk kita sehingga bisa diterima konsumen di tiap Negara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: