Mata Uang Rupiah Septo Indarto (Team Double S)

5 Des

Mata Uang Rupiah
Septo Indarto (Team Double S)

Saat ini banyak pihak terutama para pelaku industri dan dunia usaha yang mencemaskan penurunan nilai mata uang Rupiah terhadap Dollar. Ketika mata uang Rupiah terlihat terus turun semua akan terasa berat karena saat ini yang menjadi masalah besar adalah kebutuhan industri kita membutuhkan bahan baku yang harus di impor dari luar negeri. Disisi lain kalau kita lihat secara seksama kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun, maka untuk memenuhi itu semua kapasitas produksi harus terus ditambah supaya jumlah barang yang tersedia di pasar jumlahnya memadai dan tidak kekukarangan. Ini yang harus menjadi perhatian pemerintah supaya angka inflasi tidak tinggi.
Para pelaku industri dan para pelaku usaha mulai cemas karena jika hal ini bisa berlangsung lebih dari tiga bulan maka biaya operasional akan terus meningkat dan hal yang harus dilakukan adalah menaikkan harga, sementara disisi lain harus dilihat juga bahwa menaikkan harga akan membuat omset penjualan akan turun karena konsumen akan menunda dulu untuk membeli barang dan jasa untuk melihat kestabilan harga, apakah tetap naik atau turun, hal ini dilakukan karena konsumen menghitung jumlah pengeluaran mereka setiap bulan, tetapi hal itu berlaku untuk kelas menengah. Untuk kelas atas hal itu tidak berlaku mereka tetap akan membeli barang yang dibutuhkan berapa puin harga yang dijual, tetapi yang harus diingat adalah Indonesia sebagian besar penduduknya adalah kelas menengah. Kelas menengah adalah kelas mayoritas di Indonesia, mereka akan tetap terganggu jika harga barang dan jasa naik akibat nilai tukar Rupiah terus turun terhadap nilai tukar Dollar Amerika.
Jika keadaan ini berlangsung sangat lama maka industri kita tidak akan mampu untuk bersaing dengan industri dari negara lain, khususnya dari kawasan Asia Tenggara. Produk-produk yang memakai bahan baku impor akan dijual dengan harga yang sangat mahal dan akan sulit bersaing dalam hal harga dengan produk-produk dari negara lain. Jika hal ini tidak ada solusinya maka hal itu akan membuat industri tidak dapat bekerja secara konsisten dan akan mengalami kerugian, hal yang pertama akan dilakukan adalah PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Buruh akan menuntut kenaikan upah dsan tunjangan hal ini disebabkan karena biaya hidup untuk kebutuhan sehari-hari meningkat sangat tajam. Upah yang diterima tidak akan mampu menutupi biaya hidup untuk satu bulan, sementara disisi lain perusahaan tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
Impor bahan bakar minyak yang tinggi juga menyebabkan nilai mata uang Rupiah semakin turun terhadap nilai mata uang Dollar. Konsumsi BBM yang terus meningkat juga harus dipantau, karena sebagian besar BBM yang dikonsumsi adalah BBM bersubsidi, masyarakat yang menggunakan mobil, khususnya mobil mewah seharusnya sudah mulai mempunyai kesadaran tinggi untuk membeli BBM Non Subsidi. Karena BBM Subsidi diberikan untuk masyarakat menengah bawah. Jumlah kendaraan juga jumlahnya semakin meningkat, sehingga impor BBM akan terus meningkat juga dari waktu ke waktu. Pemerintah juga harus mencari bahan bakar alternatif untuk industri dan transportasi. Hal ini dikarenakan konsumsi energi Indonesia akan meningkat dari tahun ke tahun, jika hal ini tidak menjadi perhatian khusus maka subsidi BBM akan meningkat secara tajam dan mengakibatkan kebutuhan pokok juga akan melambung karena biaya transportasi akan naik.
Dampak dari pelemahan nilai tukar mata uang Rupiah:
1. Harga Bahan Baku Impor akan naik.
2. Penjualan akan mengalami penurunan.
3. Harga jual barang seperti otomotif dan elektronik yang memakai bahan baku impor khususnya komponen akan mengalami kenaikan karena mengikuti nilai tukar.
4. Setiap pelemahan mata uang Rupiah Rp 100 per Dollar Amerika akan mengakibatkan defisit BBM sebesar Rp 2-3 Triliun.
5. Pertumbuhan Kredit melambat.
6. Suku Bunga naik.
7. Kredit bermasalah (NLP) akan naik.
8. Pertumbuhan Kredit perbankan akan turun dan melambat.
9. Berwisata ke luar negeri bagi orang Indonesia tentunya akan semakin mahal, karena nilai tukar Rupiah yang jatuh terhadap nilai mata uang Dollar Amerika.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: