Mengapa Bangsa Jepang Makmur Septo Indarto (Team Double S)

25 Nov

Mengapa Bangsa Jepang Makmur
Septo Indarto (Team Double S)

Revolsui industri yang terjadi di Inggris pada abad kedelapanbelas, yang ditandai dengan ditemukannya mesin uap (steam engine) oleh James Watt, merupakan awal kebangkitan industri dan teknologi di Eropa, yang pad akhirnya membawa kebangkitan bangsa Eropa kea rah kejayaan. Tetapi menuju kearah tersebut bagi bangsa Eropa bukanlah hal yang mudah, karena proses ini dilalui dengan perjalanan yang sangat panjang dengan tantangan yang sangat berat.
Hal tersebut berbeda dengan yang dialami oleh bangsa Jepang. Jepang pada masa pemerintahan Kaisar Meiji (1868-1912) melakukan reformasi yang dikenal sebagi restorasi Meiji, periode ini merupakan salah satu periode yang paling istimewa sekaligus membawa kemajuan bagi bangsa Jepang dikemudian hari. Di bawah kepemimpinan Meiji , Jepang bergerak maju dengan cepat hanya dalam beberapa dasawarsa. Di bawah kepemimpinan Meiji, banyak mahasiswa-mahasiswa Jepang yang dikirim ke luar negeri, khususnya ke Negara-negara Barat, bertujuan untuk mencari dan mempelajari ilmu pengetahuan, yang pada akhirnya ilmu tersebut digunakan dan diterapkan untuk membangun Jepang. Dalam waktu singkat Negara Jepang telah menjadi Negara yang modern dan dapat disejajarkan dengan Negara-negara barat, yakni memiliki industri yang modern, lembaga-lembaga politik modern dan pola masyarakat yang modern.
Tetapi hal itu bukanlah faktor yang menentukan, faktor yang paling menentukan adalah kemajuan belajar dan bekerja keras merupakan karakter bangsa Jepang. Banyak para pakar di berbagai disiplin ilmu (Khususnya pakar Sosiologi dan pakar Ekonomi) bertanya “Rahasia apa yang membuat Bangsa Jepang mempunyai karakter Bekerja Keras? Untuk menjawab pertanyaan tersebut bukanlah hal yang mudah, oleh karena itu kita harus mengenal dan memahami watak, tabiat dan tindak tanduk bangsa Jepang.
Setelah perang dunia kedua berakhir Negara Jepang mengalami kekalahan akibat perang melawan Sekutu yang dipimpin oleh Amerika. Kekalahan ini khususnya setelah kota Hiroshima dan Nagasaki di bom atom. Kekalahan yang dialami oleh bangsa Jepang membuat mereka harus bekerja keras kembali untuk membangun bangsanya. Mereka begitu gigih untuk mempertahankan hidup pada masa-masa sulit, taitu tahun 1945-1960. Perjuangan untuk mempertahankan hidup itu yang mampu memotivasi mereka untuk bekerja keras dan hidup prihatin. Watak yang rajin dan gigih dalam mempertahankan kelangsungan hidup telah diwariskan oleh nenek moyang mereka sejak ratusan tahun yang lalu, karena Jepang sejak dulu adalah Negara yang miskin sumber daya alam, kecuali batu bara putih. Watak rajin dan gigih tersebut sangat dipengaruhi oleh empat musim, yaitu musim panas, musim dingin, musim semi dan musim gugur. Suasana empat musim telah memberikan banyak pelajaran dan pengalaman kepada bangsa Jepang untuk mempertahankan hidup, jika musim berganti mereka harus mengubah pola hidup mereka untuk menyesuaikan musim yang sedang dialami. Hal tersebut yang membuat mereka menjadi bangsa yang rajin dan gigih, jika mereka tidak bekerja keras dan gigih dalam mempertahankan hidup mereka, sangat sulit bagi mereka untuk menundukan dan mengatasi tantangan alam.
Bangsa Jepang yang terampil dalam segala hal, hal ini dapat dibuktikan dengan lahirnya produk-produk inovatif yang dibuat atau diciptakan bangsa Jepang dan dipasarkan ke seluruh dunia. Produk-produk buatan Jepang mempunyai kualitas yang cukup baik dan produk-produk tersebut dapat ditemui diseluruh dunia, karena produk-produk yang dipasarkan sebelumnya di uji coba dengan standar kualitas yang cukup tinggi sehingga mutu dari produk-produk tersebut tidak diragukan lagi kualitasnya. Selain itu orang Jepang mampu menghasilkan sebuah produk yang mempunyai beragam fungsim dan ini sebelumnya belum dimiliki oleh produk Negara lainm produk buatan Jepang merupakan pelopor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: