Foreign Policy and National Interest Septo Indarto (Note)

22 Nov

Tujuan Nasional suatu negara dapat dilihat dari kepentingan nasional dirumuskan oleh elit politik suatu negara. Sedangkan cara-cara mencapai tujuan tersebut terlihat dari segi diplomasi yang merupakan implementasi yang telah diwujudkan dari tujuan tersebut.
Sedangkan Resourcesnya adalah:
1. Diplomasi, sebagai salah satu cara untuk mencapai foregin policy ysitu dengan cara damai, diplomasi digunakan dalam keadaan damai.
2. Propganda, yaitu biasanya digunakan oleh suatu negara dengan menyebarkan informasi mengenai kelebihan-kelebihan dari bangsa lainnya sekaligus menyebarkan keburukannya. Hal ini bertujuan untuk membentuk opini negara-negara lain terutama di luar bentuk propaganda terhadap negara lain agar sesuai dengan pendapat dengan pandangan-pandangan negara yang melakukan propaganda tersebut.
3. Ekonomi, tindakan-tindakan ekonomi biasanya digunakan oleh suatu negara yang mempunyai kekuatan ekonomi relatif kuat, dalam rangka menghadapi tantangan-tantangan yang akan merintangi kelacancaran tercapainya tujuan nasional. Tindakan-tndakan ekonomi ini bisa berupa blokade ekonomi/embargo dan bisa dengan cara menghentikan pemberian ekonomi.
4. Militer, penggunaan senjata atau kekuatan militer sebagai perangkat mencapai foreign policy dalam sejarah dunia telah dibuktikan sebagai alat terakshir apabila upaya-upaya lain telah dicoba tetapi belum juga ada hasil sebagaimana diharapkan. Cara penggunaan militer ini dalam era modern ini dianggap kurang populer namun masih dianggap sebagai cara yang paling ampuh. Kekuatan militer memang merupakan alat dari foreign policy tetapi bukan merupakan tujuan utama karena tidak ada kedamaian yang dihasilkan dari suatu cara foreign policy tanpa adanya ketaatan kepada peraturan-peraturan yang ada. Sebab sejarah telah membuktikan tidak ada suatu bangsa yang menciptakan sebuah kebijakan pada kerjasama militer terlebih lagi apabila dikaitkan dengan perkembangan muktahir dunia agar bangsa-bangsa yang beradab untuk menciptakan perdamaian. Sehingga penggunaan militer tidak mendapat dukungan internasional yang penting harus kita ingat kekuatan militer adalah alat perang. Foreign Policy adalah alat perdamaian.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: