Hubungan Indonesia-Australia Septo Indarto (Team Double S)

20 Nov

Hubungan Indonesia-Australia
Septo Indarto (Team Double S)

Hubungan Indonesia-Australia telah berjalan cukup lama dan selalu ditandai dengan hubungan pasang-surut, hubungan bilateral yang telah dibina bersama saat ini memasuki era paling buruk, ketika diketahui bahwa pemerintah Australia menyadap beberapa pejabat penting Indonesia, termasuk Presiden Bambang Yudhoyono. Dilihat dari kacamata sejarah hubungan Indonesia-Australia berjalan sangat baik diera pemerintahan Perdana Menteri Paul Keating, ketika Paul Keating menjabat sebagai perdana menteri Australia dia sangat sering berkunjung ke Indonesia untuk bertemu Presiden Suharto, Australia di era Perdana Menteri Paul Keating mengubah arah kebijakan politik luar negeri menjadi lebih fokus ke Asia. Australia waktu itu sudah menyadari bahwa dalam waktu dekat Asia akan menjadi motor penggerak ekonomi dunia, secara geografis letak Australia berada di Asia dan sangat jauh dengan negara leluhur Inggris, generasi muda Australia tidak berkiblat lagi ke Inggris tetapi masih mengakui bahwa Ratu Inggris Elizabeth II adalah kepala negara dan perdana menteri Australia adalah kepala pemerintahan. Australia melihat mereka akan memasuki sebuah era baru yaitu era Asia, oleh karena itu mengubah kebijkan nasional di era panggung global lebih berfokus ke Asia adalah pilihan terbaik dan memanfaatkan potensi-potensi ekonomi negara-negara Asia untuk menjual produk-produk pertanian dan peternakan Australia.
Surat kabar harian Inggris The Guardian dan juga surat kabar harian Sydney Morning Herald melaporkan bahwa pemerintah Australia menyadap beberapa pejabat penting Indonesia dengan kepentingan bahwa Australia harus melakukan penyadapan tersebut supaya dapat menjadi negara anggota tidak tetap Anggota Dewan Keamanan PBB. Australia memerlukan bantuan Inggris dan Amerika. Hubungan bilateral yang telah berlangsung cukup lama dan dibina dengan baik dalam bidang kebudayaan dan bidang ekonomi akan terancam. Australia harus menghormati Indonesia sebagai negara tetangga dan negara uang berdaulat. Penyadapan ini menandakan bahwa Australia merasa tidak aman terhadap Indonesia, seharusnya harus ada dialog menyangkut perkembangan di Indonesia dan juga di Australia di segala bidang dalam pertukaran informasi, sehingga kedua negara dapat menjelaskan secara baik. Dalam sejarah hubungan kedua negara bahwa Indonesia dan Australia mempunyai sejarah yang panjang dalam membina kerjasama kedua negara tetapi hubungan ini sering terjadi konflik. Indonesia harus bertindak tegas, dalam dunia diplomasi perbuatan penyadapan adalah sebuah langkah ketidakpercayaan dari sebuah negara kepada suatu negara. Australia telah melanggar etika untuk saling menghormati satu sama lain.
Perbuatan penyadapan akan membawa hal yang buruk kepada kerjasama kedua negara dimasa mendatang, Indonesia sudah harus mulai mengkaji beberapa kerjasama seperti pertukaran informasi kedua negara, karena hal ini adalah hal yang sangat vital. Ini menyangkut informasi intelejen, jika Indonesia merasa telah dirugikan maka Indonesia dapat mundur dari kerja sama ini.
Ada penjelasan dari Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa: Kita butuh penjelasan otoritas Australia akan hal ini. Bukankah kita mendambakan hak pribadi. Kita tidak ingin disadap oleh siapapun juga. Aturan di Indonesia dan Australia melarang penyadapan. Ini belum kita berbicara hubungan antar bangsa dan negara.
Perbuatan penyadapan telah masuk wilayah pelanggaran konvesi internasional , karena hal ini telah dianggap sebagai tindakan mata-mata dalam ranah pencurian informasi. Tetapi hal yang harus dilakukan adalah Indonesia juga harus meningkatkan kapasitas keamanan jaringan informasi dengan jalan harus menemukan-menemukan inovasi teknologi baru anti penyadapan, jika Indonesia berhasil menemukan inovasi teknologi baru anti penyadapan, maka bukan hanya Australia yang tidak sanggup tetapi juga negara-negara lain tidak akan mampu menyadap Indonesia. Sudah saatnya kita berpikir dan melihat bahwa aset informasi adalah hal yang penting untuk di jaga keharasiannya, perlindungan terhadap akses informasi adalah hal yang mutlak, caranya adalah dengan menciptakan teknologi baru yang lebih canggih sehingga negara-negara lain tidak akan mampu menyadap akses informasi negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: