Turki dan Ambisi Menjadi Negara yang Disegani di Timur Tengah Septo Indarto (Team Double S)

2 Nov

Turki dan Ambisi Menjadi Negara yang Disegani di Timur Tengah
Septo Indarto (Team Double S)

Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan terus melangkah membangun Turki menjadi negara yang diperhitungkan di kawasan Timur Tengah. Turki ingin membangun jati dirinya di era politik modern, dimasa lalu Kerajaan Ottoman Turki adalah kerajaan yang sangat ditakuti dan disegani, kini hal itu akan dibangun kembali. Turki harus mempunyai peran sentral dibidang politik dan dibidang ekonomi. Turki adalah negara dengan dua sisi yang menarik, wilayahnya terletak di Asia dan di Eropa dan sejak ratusan tahun telah menjadi negara penguhubung antara benua Eropa dan benua Asia.
Turki berhasil membangun sebuah terowongan bawah laut untuk transportasi kereta yang menghubungkan Eropa-Asia. Terowongan ini dibangun untuk mengurangi kemacetan dan beban jembatan yang telah dipakai oleh transportasi darat dan digunakan oleh dua juta orang setiap hari.
Total panjang rel: 76,3 KM (19,3 KM di Eropa)-(43,4 KM di Asia), Jumlah Stasiun: 40 Stasiun, Tabung terbenam: 1,3 KM, Kapasitas: 150.000 penumpang perjam, Rata-rata jarak antar stasiun: 1,9 KM, Perusahaan Pembangunnya: Konsorsium bisnis Turki-Jepang, Kecepatan Maksimum KA: 100 KM/Jam, Kecepatan Komersial: 45 KM/Jam.
Tujuan pembangunan megaproyek tersebut sudah ada sejak lama, ini adalah impian Sultan Abdul Medjid 153 tahun yang lalu dan belum bisa terwujud dimasa lalu karena terkendala teknologi yang belum bisa mendukung impian tersebut. Pemerintah Turki menyediakan dana sebesar USD$ 2,8 milyar (Rp 30,238 triliun) untuk membangun terowongan kereta bawah laut, pembangunan terowongan kereta bawah laut tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga Eropa dan warga Asia untuk saling berkunjung dan memberikan manfaat besar bagi pembagunan ekonomi dan pariwisata. Terowongan kereta api yang disebut Marmaray akan membawa para penumpang kereta api bawah tanah ke kota di Eropa dengan kecepatang yang tinggi sehingga akan mempercepat waktu dan juga menyediakan fasilitas penyediaan angkutan kargo, sehingga akan mendorong sektor ekonomi di kedua benua tersebut.
Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan mengatakan bahwa proyek kereta api bawah tanah Marmaray adalah proyek termegah pada abad ini. Ini adalah impian yang telah ada 150 tahun lalu yang belum sempat terwujud dan saat ini terwujud dan berhasil menghubungkan benua Eropa dan benua Asia. Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan adalah seorang Perdana Menteri Turki yang mempunyai pandangan yang visioner serta mempunyai keinginan yang kuat untuk mengubah wajah Turki menjadi negara yang disegani dalam bidang politik, ekonomi dan teknologi.
Pembagunan ini adalah hasil kerjasama dibangun oleh Taisei Corp- Jepang dan rekan mereka Nurol dan Gama-Turki dan pembiayaan proyek supermega itu dibiayai oleh Bank Jepang untuk kerjasama internasional.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan Jepang dan Turki adalah dua sayap Asia. Marilah kita membangun impian bersama tentang kereta apai berkecepatan tinggi yang berangkat dari Tokyo, melewati Istanbul dan tiba di London.
Ide ini pertama kali dicetuskan oleh Sultan Abdul Medjid, tetapi mempunyai kendala bahwa teknologi di masa itu belum mampu mewujudkannya, ketika Sultan Abdul Medjid wafat hingga seratus tahun kemudian ide ini belum bisa direalisasikan, pada Era pemerintahan Tayyip Erdogan sejak tahun 2004 ide ini diwujudkan karena merupakan proyek ambisius Turki untuk meningkatkan citra Turki di dunia internasional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: