Melihat Ekonomi Di Masa Saat ini Septo Indarto (Team Double S)

16 Jul

Melihat Ekonomi Di Masa Saat ini
Septo Indarto (Team Double S)

Apa yang Anda lihat ketika semua negara secara bersamaan mengalami krisis ekonomi. Banyak perusahaan yang bangkrut, ribuan orang kehilangan pekerjaan, bank-bank ditutup karena menderita kerugian didominasi oleh kredit macet, dana pensiun hilang, negara tidak sanggup menyelenggarakan tugasnya, toko-toko tutup karena tidak ada pembeli. Dunia dalam krisis ekonomi yang sangat parah. Ketika ketika para pembuat keputusan yaitu elit pemerintah gagal melihat kenyataan yang terjadi bahwa krisis sedang terjadi. Ekonomi kolaps, rakyat menjerit, industri tutup, pertokoan dijual dengan harga murah, properti tidak berharga sama sekali. Itulah yang kita takutkan dan sekarag sedang terjadi diseluruh dunia.
Apakah Anda seorang pengusaha yang melihat semua itu? Apakah Anda merasa takut? Apakah Anda siap memikirkan ulang bagaimana strategi bisnis Anda saat ini untuk melihat masa depan? Ini semua memerlukan cara baru. Dunia dalam krisis parah, semua orang mengalaminya dan dalam tahap titik nadir yang menyebabkan rasa frustasi. Jutaan orang turun ke jalan untuk demonstrasi menuntut perbaikan kesejahteraan. Industri sebagai fondasi ekonomi tidak dapat berjalan, perdagangan tidak berjalan normal. Intinya semua orang merasa dalam rasa putus asa. Para ahli ekonomi harus memikirkan ulang konsep-konsep ekonomi baru bagaimana mensejahterakan masyarakat. Masyarakat modern dalam tingkat frustasi yang parah dan itu terjadi diseluruh dunia.
Ubalah cara berpikir Anda. Bisnis terus berlanjut, dunia dalam keadaan kolaps, ribuan orang dalam pencarian jati diri dengan bertanya kepada diri masing-masing individu dengan pertanyaan: Ke arah mana kita akan melangkah? Apakah kita akan terus mengalami hal ini, dunia sedang mengalami transformasi secara besar, teknologi berkembang bagaikan kecepatan pesawat supersonik, semua orang berjalan mencari hal-hal baru dengan bertanya Apakah ada sebauah perbaikan saat ini? Apakah dunia memerlukan cara-cara baru dalam mengatasi setiap krisis? Krisis saat ini sedang benar-benar terjadi. Ke arah mana kita akan melangkah. Dunia berputar.
Krisis ekonomi berpengaruh diseluruh dunia. Bisnis di Jepang, bisnis di Amerika, bisnis di Eropa semuanya dalam masa transisi menuju arah perbaikan tetapi itu memerlukan waktu dan modal yang kuat. Kuncinya berilah orang-orang yang berpikir inovator dan visioner diberi tempat dan modal untuk mengembangkan ide-ide mereka untuk menciptakan lapangan kerja. Tutup bank-bank yang sudah bangkrut karena membantu bank-bank tersebut dengan suntikan modal yang besar tidak mempunyai arti dan menyebabkan pemborosan biaya yang akan menyebabkan krisis ekonomi akan bertambah parah.
Ekonomi dunia saat ini berjalan terlalu lambat atau sangat lambat sekali. Semua bank sentral di seluruh dunia sudah menyuntikan modal untuk memacu pertumbuhan tetapi kita harus melihat kenyataan kenapa pasar belum bergerak, ekonomi masih berjalan sangat lambat. Raksasa ekonomi baru seperti India dan China mulai mengalami perlambatan laju pertumbuhan ekonomi. Ekspor jasa dan barang diseluruh dunia mengalami penurunan dan harga menuju deflasi (turun). Ekonomi berjalan dengan cara yang saat ini sudah tidak dimengerti, tetapi jika Anda seorang pengusaha Anda harus yakin dunia terus berputar dan aktivitas bisnis berjalan terus.
Ketika dunia dalam masa krisis tetapi teknologi terus berkembang disegala bidang, hal ini sunggu membuat kita bergembira. Dunia memang sedang krisis tetapi para inovator terus berkarya. Ini adalah sebuah fenomena dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Sudah saatnya para pembuat keputusan yaitu elit politisi melihat hal ini, para inovator dapat menyelamatkan ekonomi negara, beri mereka modal, beri mereka ruang untuk menciptakan karya, bantu mereka berpromosi. Kegiatan bisnis mereka akan berkembang dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Teknologi dapat menyelamatkan perekonomian tetapi dibuat kepastian hukum dan juga iklim usaha. Berapa besar modal yang digunakan untuk kegiatan produktif dan ini langkah yang luar biasa.
Ketika krisis ekonomi terjadi, perusahaan-perusahaan teknologi terus berkembang dan menuju kearah kemajuan yang lebih besar. Penemuan-penemuan baru diciptakan, harga saham mereka bergejolak tetapi dalam batas yang sangat wajar. Inilah fenomena yang terjadi saat ini dan ini yang harus kita lihat, ketika para bankir pusing dan merasa frustasi terhadap keadaan yang terjadi, para inovator teknologi terus mengembangkan karya-karya mereka dan pengembangan bisnis. Mereka jeli melihat peluang pasar dan apa yang dibutuhkan konsumen. Ini adalah kenyataan, mereka terus berkarya dan menciptakan produk-produk yang unik.
Para inovator berhasil meyakinkan para investor, walaupun banyak dari mereka yang memulai dari awal (Start Up Business), diantara mereka banyak yang sukses tetapi diantara mereka banyak yang gagal. Tetapi dunia teknologi terus berkembang dan berjalan mengarah kepada pola-pola baru yang dapat mengubah cara manusia hidup dan beraktivitas. Bagi para inovator yang gagal mereka tidak pernah menyerah dengan kegalan mereka, mereka terus mengembangkan ide-ide mereka untuk menciptakan sebuah produk yang berbeda dan dapat diterima pasar. Dunia pada abad 21 dibangun dengan pondasi ekonomi berbasis pengembangan teknologi. Itu terjadi diseluruh dunia.
Start up business dalam industri teknologi menjadi sebuah trend yang dapat mengangkat citra sebuah negara dalam sebuah persaingan internasional. Perusahaan-perusahaan teknologi di Asia Timur seperti Samsung, LG, Asus, Sharp, Toshiba, Sony terus mengembangkan produk-produk mereka disemua segmentasi pasar. Ini adalah sebuah keharusan yang harus dilakukan oleh semua perusahaan teknologi untuk dapat bersaing. Memperluas jangkuan pasar adalah hal yang mutlak harus dilakukan. Mendesain konsep baru produk adalah hal yang mutlak untuk dapat menjual produk-produk yang baru.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: