Kejahatan Internet Dalam Dunia Bisnis Septo Indarto (Team Double S)

15 Mei

Kejahatan Internet Dalam Dunia Bisnis
Septo Indarto (Team Double S)

Kejahatan internet terjadi lagi, sekelompok jaringan peretas yang telah diorganisasi dengan rapih berhasil mencuri uang sebesar 45 juta Dollar Amerika. Cara kerja mereka dengan meretas data kartu debit prabayar kemudian berhasil meretas data dan mencuri uang dari beberapa ATM di seluruh dunia. Kelompok ini sebenarnya telah melakukan tindakan kejahatan yang telah dilakukan ribuan kali dan korbannya adalah orang-orang dari berbagai penjuru dunia. Para pencuri tersebut adalah orang-orang yang ahli dalam pemograman komputer dan ini telah menjadi kejahatan internet terbesar pada abad 21. Saat ini tujuh orang telah ditangkap dan ditahan di Amerika Serikat.
Menurut Jaksa AS. Loretta Lynch mengatakan: Para tersangka dan rekannya telah melakukan kejahatan internet terbesar pada abad ke 21dan lokasi kejahatannya pun tersebar diseluruh dunia.
Tindakan tersebut merupakan tindakan yang sangat membahayakan dunia bisnis dan dunia perbankan. Pencurian data adalah hal yang mengerikan, ketika semua orang merasakan perasaan yang aman ketika mereka menabung uang mereka di bank dan berharap dapat mempersiapkan uang mereka untuk masa depan, tetapi sekelompok orang telah membuat pelanggaran etika dan tindakan yang tidak bermoral. Ini sungguh membahayakan dan memalukan yang akan menyebabkan ribuan orang akan merasa ketakutan atas tindakan kejahatan mereka di dunia internet.
Cara kerja mereka adalah mereka masuk ke gudang data perbankan, menghilangkan batas pengambilan pada kartu debet prabayar dan kemudian menciptakan kode akses, anggota yang lain memasukan data ke sembarang kartu plastic yang dilengkapi pita magnetic, ternyata sebuah kartu hotel yang telah tidak digunakan lagi dan kartu bekas lainnya dapat digunakan sepanjang memiliki data dank ode akses yang tepat. Kemudian mereka menarik uang disejumlah kota dan anggota lain melakukan pencucian uang seperti membeli barang mahal atau mengirimkan barang tersebut kepada pemimpin mereka. Para pencuri telah mempunyai target yang lebih spesifik dalam mengamnil uang. Mereka mengambil dana uang dana cadangan yang dimiliki oleh perbankan untuk kartu kredit prabayar dan bukan mengambilnya dari rekening perusahaan atau individu. Ini adalah perampokan dalam dunia internet dan mungkin akan menjadi salah satu yang terbesar kasusnya.
Sudah ada dua kasus yang berhasil diketahu, yang pertama adalah yang terjadi pada Desember 2012, mereka berhasil mencuri uang sebesar 5 juta Dollar Amerika dari seluruh dunia dan yang kedua adalah bulan Februari 2013 berhasil mencuri uang sebesar 40 juta Dollar Amerika dalam 10 jam denga jumlah aktivitas transaksi sebesar 36.000 transaksi.
Para pencuri virtual iru berhasil mencuri dana di dua bank di Timur tengah yaitu Rakbank di Uni Emirat Arab dan Bank Muscat di Oman. ATM yang dibobol berasal dari 27 negara, antara lain Kanada, Indonesia, Inggris, Kolombia, Jepang, Rusia dll. Untuk menangkap kelompok kejahatan ini, para penegak hukum yang terlibat berasal lebih dari 10 negara untuk mengetahui aktivitas kejahatan mereka di dunia internet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: