Amerika Ingin Mempersenjatai Oposisi Suriah Septo Indarto (Team Double S)

6 Mei

Amerika Ingin Mempersenjatai Oposisi Suriah
Septo Indarto (Team Double S)

Rencana Amerika Serikat untuk turut capur dalam konflik Suriah dengan cara akan mempersenjatai kelompok oposisi Suriah masih terus dipertimbangkan. Hal ini dikarenakan pemerintahan Barack Obama masih harus terus mendengar pendapat dari para sekutu Amerika. Jika kebijakan ini tidak berhasil akan menjadi boomerang bagi pemerintah Amerika karena salah dalam mengambil sikap dalam kebijakan luar negeri. Latar belakang usul tersebut lahir karena adanya sebuah pertimbangan terbaru setelah sebuah berita yang disiarkan memberitakan rezim Suriah terus melakukan serangan besar kepada kelompok opisisi di Homs.
Rencana itu telah disampaikan oleh Menteri pertahanan AS Chuck Hagel saat ditanya apakah Washington akan berpikir ulang tentang sikapnya untuk menentang pasokan senjata kepada kelompok oposisi Suriah, Dia menjawab dengan jawaban singkat berkata: Ya.
Tetapi hal yang lebih baik adalah mempelajari opsi yang ada dan melakukan koordinasi dengan pihak internasional adalah awal yang baik. Amerika masih belum mau terlibat lebih jauh dalam konflik Suriah, sikap Washington masih melihat dan menunggu setiap perkembangan yang terjadi. Konflik Suriah adalah konflik yang melibatkan berbagai kepentingan banyak Negara. Negara Barat mendukung apa yang dilakukan oleh pihak oposisi untuk melakukan perubahan rezim segera sementara Pemerintah Suriah dibawah pimpinan Bashar al-Assad didukung oleh Iran dan Hezbollah. Ini adalah konflik yang sangat rumit untuk diselesaikan, tetapi yang harus diperhatikan adalah bantuan kemanusiaan harus terus ditingkatkan untuk menolong para pengungsi khususnya kaum wanita dan anak-anak.
Sementara itu sikap Uni Eropa jelas yaitu masih melarang setiap langkah untuk mengirim senjata kepada kelompok oposisi. Karena hal itu akan terus mempersulit keadaan yang sudah sangat sulit. Uni Eropa terus memantau keadaan terkini di Suriah dan terus koordinasi mengenai langkah-langkah kebijakan untuk membantu para pengungsi yang membutuhkan makanan, obat, tempat tidur dll.
Upaya langkah diplomatik tampaknya semakin rumit, Lakhdar Brahimi-Utusan Khusus UN dan Liga Arab untuk Suriah berencana mundur , tetapi Anggota Dewan UN-China, Inggris, Perancis, Rusia dan Amerika telah memintanya untuk terus bertahan pada posisi ini untuk terus bekerja sesuai dengan tugas yang telah diberikan oleh UN kepada dirinya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: