Lion Air dan Pengembangan Bisnis Septo Indarto (Team Double S)

27 Mar

Lion Air dan Pengembangan Bisnis
Septo Indarto (Team Double S)

Tahun 2013 adalah tahun yang bersejarah bagi Lion Air karena menjadi berita internasional di seluruh media masa luar negeri dan dalam negeri. Lion Air membeli 234 pesawat AirBus dengan nilai transaksi sebesar 24 miliar Dollar Amerika atau senilai Rp 233 triliun Rupiah. Ini adalah angka yang sangat luar biasa, perekonomian Indonesia yang terus melaju dengan kencang membutuhkan transportasi udara dalam jumlah yang sangat banyak. Lion Air melihat ini adalah sebuah peluang yang cukup bagus dengan potensi penumpang pesawat terbang yang sangat tinggi. Permintaan pelayanan jasa penerbangan di Indonesia terus meningkat, sementara jumlah armada pesawat terbang yang ditawarkan selalu kurang jumlahnya. Kegiatan ekonomi yang terus berkembang dan Indonesia telah menjadi perjalanan wajib bagi pariwisata dunia menyebabkan permintaan luar biasa tinggi, sehingga semua perusahaan maskapai penerbangan selalu kekurangan jumlah armada pesawat dalam melayani permintaan penumpang yang setiap tahun jumlahnya selalu bertambah.
Saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah salah satu yang tertinggi di dunia bersama China dan India. Kegiatan perekonomian yang tinggi menyebabkan industri pariwisata di Indonesia juga mengalami permintaan yang cukup tinggi. Perjalanan ke Bali, Yogyakarta dan Bandung telah mengalami kelebihan permintaan. Khusus perjalanan ke Bali permintaan dari tahun ke tahun semakin besar baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Lion Air menangkap ini sebagai sebuah peluang bisnis yang akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Perjalanan bisnis dan pariwisata akan terus tinggi. Karena Indonesia telah menjadi tempat bagi investasi internasional dan juga tempat wisata dunia. Ini adalah sebuah peluang emas bagi ekspansi bisnis di masa mendatang. Lion Air melihat pembelian pesawat bukan hanya untuk memenuhi permintaan yang luar biasa tinggi tetapi juga untuk peningkatan kualitas pelayanan bagi kemajuan perusahaan.

Pembelian jumlah pesawat dalam jumlah besar juga mengejutkan masyarakat Perancis, karena ini adalah transaksi terbesar dalam sejarah penjualan pesawat AirBus ke luar negeri dan Indonesia menjadi Negara pertama yang membeli pesawat AirBus untuk keperluan perjalanan bisnis dan pariwisata dalam jumlah besar. Bahkan Presiden Prancis Farncois Hollande ikut hadir dalam acara penandatanganan pembelian pesawat AirBus oleh Lion Air.
Pemerintah perancis mengatakan ini merupakan kontrak terbesar bagi AirBus untuk pesawat komersial, kontrak tersebut akan menciptakan 5.000 lapangan kerja baru di Prancis dalam kurun waktu sepuluh tahun mendatang.
Pembelian pesawat AirBus di harapkan dapat memenuhi permintaan jasa penerbangan di Indonesia. Jumlah armada pesawat dari sejumlah perusahaan maskapai penerbangan suah tidak cukup lagi. Mobilitas masyarakat Indonesia sudah sangat tinggi sekali untuk melakukan perjalanan dalam negeri dan perjalanan internasional. Pertumbuhan ekonomi sebesar 6% pertahun dalam krisis ekonomi dunia, membuktikkan ekonomi Indonesia sangat kuat dan terus melaju untuk tumbuh. Hal yang terpenting adalah pengembangan infrastruktur baru seperti penambahan jumlah kapasitas bandara di seluruh dunia, jumlah landasan, hotel bandara, penyediaan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: