Efisiensi Septo Indarto (Team Double S)

3 Feb

Efisiensi
Septo Indarto (Team Double S)

Efisiensi kata ini saat ini sedang sangat populer diseluruh dunia, ketika krisis ekonomi melanda dunia, banyak perusahaan yang melakukan efisiensi, dari mulai anggaran operasional yang dikurangi hingga pemutusan hubungan kerja karena perusahaan sudah tidak mampu lagi memberikan gaji kepada para pegawainya, laba terus-menerus turun sementara kerugian menjadi sebuah ancaman setiap saat, berbagai upaya dilakukan oleh pihak Top Management untuk mampu bertahan dari suasana sulit, berbagai strategi untuk mampu bertahan diterapkan, ada beberapa perusahaan yang berhasil mengatasi kesulitan tersebut dan ada beberapa perusahaan yang tidak berhasil mengatasi kesulitan tersebut akhirnya bangkrut sehingga menambah beban Negara karena bertambahnya jumlah pengangguran dari para pegawai yang mempunyai produktivitas tinggi dan ini menjadi masalah dan beban yang baru.
Ada satu hal yang harus menjadi catatan dan perhatian besar bagi semua perusahaan: Bahwa krisis ekonomi terjadi karena situasi Negara yang telah mengalami krisis, Negara sudah tidak mampu lagi menyediakan apa yang harus menjadi kewajibannya dalam mengelola ekonomi, sehingga menyebabkan dunia bisnis ikut terpenagruh, hal ini bisa kita lihat di Negara Spanyol dan Negara Yunani. Pemerintah dikedua Negara tersebut mengalami defisit (Jumlah pemasukan uang yang masuk lebih kecil daripada pengeluaran yang dihabiskan untuk keperluan operasional) sehingga memerlukan bantuan keuangan dari lembaga keuangan internasional.
Strategi yang sering diterapkan adalah melakukan efisiensi, melakukan efisiensi adalah gerakan penghematan, tetapi ada hal yang harus diketahui, gerakan penghematan harus di lakukan dengan pelaksanaan yang tepat jangan sampai akan mempengaruhi kemampuan bisnis dalam jangka pendek dan jangka panjang, hal ini sangat berbahaya karena akan menyebabkan kerugian besar pada perusahaan-perusahaan. Efisiensi harus disosialisasikan terlebih dahulu kepada para pegawai, tentunya banyak sekali perubahan yang akan dilakukan:
1. Dikuranginya anggaran operasional perusahaan.
2. Dikuranginya gaji dan tunjangan karyawan.
3. Membubarkan beberapa divisi departemen yang sudah tidak diperlukan lagi karena akan menambah biaya operasional.
4. Penghematan pemakaian listrik dan air.
5. Penghematan pembelian alat-alat untuk perkantoran.
Dialog antara Top Management dan karyawan harus dilakukan dengan transparan. Efisiensi sering dikatakan sangat menyakitkan, karena banyak sekali biaya bulanan yang dikurangi dan juga berubahnya struktur organisasi. Perubahan ini dilakukan untuk penghematan dan kemampuan bertahan perusahaan untuk tetap dapat beraktivitas saat ini dan di masa yang akan datang. Perubahan pola kerja pasti akan terjadi, tetapi yang paling lebih penting adalah kemampuan semua staff untuk cepat beradatapsi dengan perubahan-perubahan tersebut, karena ini juga menyangkut produktivitas karyawan, Top Management harus melihat perubahan gaya kerja ini apakah membuat kemajuan atau membuat kemunduran. Jangan sampai dengan menerapkan efisiensi semua menjadi berubah tanpa adanya kendali, produktivitas para staff yang berkerja mengalami penurunan, Top Management tidak mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif bagi semua karyawan dan beralasan karena efisiensi.
Hal yang harus diperhatikan dalam efisiensi adalah mindset yang benar, efisiensi dilakukan untuk perubahan gaya kerja menuju arah yang lebih baik, bukan karena situasi ekonomi sedang sulit dan mempengaruhi dunia bisnis, ini yang harus diterapkan oleh Top Management disemua perusahaan. Negara dalam krisis ekonomi dan mempengaruhi dunia bisnis tetapi perusahaan harus bangkit dalam kondisi tersebut, itu merupakan hal yang lebih penting. Top Management harus menciptakan perubahan gaya kerja yang lebih produktif dan menciptakan aturan-aturan baru yang lebih inovatif serta member motivasi kepada karyawan bahwa kita melakukan efisiensi untuk perusahaan untuk mendesain ulang strategi perusahaan untuk saat ini dan dimasa mendatang supaya keuntungan bertambah sehingga dapat menciptakan produk-produk baru yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman dan dapat diterima oleh pasar.
Efisiensi berarti mendesain ulang strategi yang akan diterapkan, memotivasi karyawan dengan perubahan gaya kerja yang lebih fleksibel, melihat peluang baru dalam situasi yang sulit, menciptakan produktivitas kerja baru yang lebih baik.
Hal yang terpenting adalah ciptakan efisiensi untuk melakukan hal yang terbaik untuk saat ini dan dimasa yang akan datang.
Ciptakan budaya transparan antara Top Management dan juga para staff untuk menciptakan komunikasi dua arah dengan penuh keterbukaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: