Kebijakan Ketat Perusahaan (II) Septo Indarto (Team Double S)

23 Jan

Kebijakan Ketat Perusahaan (II)

Septo Indarto (Team Double S)

 

Ketika Anda bekerja apakah Anda melihat bahwa Top Management secara rutin melihat masalah-masalah apa yang terjadi di dalam organisasi mereka? Apakah mereka Top Management melaksanakan kebijakan yang ketat terhadap jalannya roda organisasi? Apakah Anda melihat Top Management memberikan sanksi yang tegas kepada staff dan atasan yang melanggar kode etik? Jika yam aka mereka Top Management melakukan langkah yang tepat dan benar dalam menjalakan kebijakan yang ketat karena tujuannya supaya jalannya organisasi perusahaan pada jalur yang benar, tetapi jika jawabannya tidak maka Anda akan melihat bahwa organisasi perusahaan sedang menuju kehancuran.

Mengamati masalah-masalah yang terjadi memang tidak mudah, karena setiap orang akan berusaha menutupinya, hal ini bisa disebabkan karena mereka terlibat dalam masalah tersebut atau mereka mempunyai jiwa solidaritas kepada sesama staff, tetapi yang Anda harus sadari bahwa hukuman harus tetap berlaku secara adil terhadap pihak yang bersalah, karena ini menyangkut jalannya organisasi perusahaan saat ini dan dimasa yang akan datang. Apakah Anda ingin melihat organisasi perusahaan dalam keadaan bermasalah dan dalam jangka panjang menuju arah kehancuran atau Apakah Anda ingin melihat perusahaan Anda sebagai tempat bekerja menjadi sebuah organisasi perusahaan yang kuat dalam managemen dan kepemimpinan sehingga akan menciptakan sukses besar hari ini dan dimasa yang akan datang.

Lihat masalah penipuan Akuntansi perusahaan Enron yang menyebabkan berita besar sebagai salah satu skandal koorporasi besar dunia yang mempermalukan Amerika, karena banyak catatan keuangan yang tidak valid. Ini sebuah contoh yang sangat memalukan dalam sejarah korporasi Amerika. Ketika sebuah etika dan kejujuran tidak dijunjung tinggi. Banyak para analis bisnis yang mengatakan bahwa kode etik di Enron hanya sebuah pajangan saja untuk membuat suasana yang manis tetapi tidak satu pun orang yang mematuhi aturan tersebut. Ini adalah tanda bahaya, tetapi kenapa para Top Management tidak melihat tanda-tanda bahaya tersebut dari awal sehingga bisa menyelesaikan masalah tersebut, kenapa mereka para Top Management sangat terlambat untuk bertindak. Kasus tersebut bukan hanya merusak citra perusahaan tetapi juga merusak citra Amerika sebagai sebuah Negara super power. Hal ini juga menciptakan masalah jangka panjang mengenai indeks kepercayaan bisnis di Amerika, apakah Transparansi masih ada? Apakaha orang mematuhi kode etik, Kenapa korporasi sebesar Enron menjalankan roda organisasi perusahaan sangat buruk? Kenapa Top Management sepertinya menutup mata terhadap masalah ini?

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: