Era Baru OS Linux Septo Indarto (Team Double S)

15 Des

Era Baru OS Linux

Septo Indarto (Team Double S)

 

Linux bukanlah barang baru, tetapi tidak semua pengguna komputer mengetahui tentang Linux.  Karena Windows secara komersial lebih mendominasi, tetapi jika Anda adalah pelajar atau mahasiswa computer, menggunakan Linux adalah sebuah kenikmatan, karena sistemnya lebih stabil dan tidak mudah diserang oleh virus, Linux dikembangkan dengan sistem geriliya yang melibatkan banyak individu dan komunitas dari berbagai Negara, termasuk Indonesia, OS Linux yang dikembangkan oleh Linus Torvalds dari Universitas Helsinki di Finlandia bersifat open source, boleh dikembangkan oleh siapa saja.

Jerman sebagai salah satu Negara pengembangan Linux terbesar di dunia dan telah mendukung untuk kegiatan industri di Jerman, saat ini OS Linux telah banyak dipakai untuk sistem server untuk kantor karena pengembangan dilakukan secara terus-menerus, sebenarnya pengembangan ini sudah lebih dari 15 tahun, tetapi terus disempurnakan, film-film animasi banyak yang memakai sistem operasi Linux dalam pengerjaannya, karena sistem hardware yang digunakan tidak terlalu tinggi tetapi mempunyai kinerja yang luar biasa.

Pengembangan teknologi software IBM juga menggunakan Linux, pengembangan teknologi software IBM dengan branding Smarter Planet telah mengalami kemajuan yang luar biasa dan sangat unggul dalam pasar korporasi dan pemerintahan, saat ini hampir sekitar 319.000 para pegawai IBM beralih ke sistem OS Linux.  Pengembangan sistem OS tidak bisa lagi tertutup, karena setiap perusahaan ataupun individu bisa mengembangkan beberapa variasi untuk pengembangan produk, sehingga terjadi saling melengkapi satu sama lain, sedangkan dalam sistem lisensi, pengembangan bersifat tertutup dan terlalu komersial, hal itu tidak masalah, hanya harga yang ditawarkan terlalu mahal, itu yang merugikan konsumen.

Saat ini banyak perusahaan-perusahaan besar di Eropa, Amerika, dan Asia menggunakan Linux sebagai sistem jaringan terintegrasi dari server komputer di kantor untuk operasional kerja, pertimbangan harga dan sistem yang lebih stabil adalah prioritas utama, di era krisis ekonomi dunia saat ini, biaya untuk terus mengadopsi teknologi-teknologi terbaru menjadi pertimbangan, sistem OS Linux juga sudah seperti Windows-Microsoft dan iOS-Apple, hal yang dilakukan adalah adanya pelatihan bagaimana menggunakan OS Linux kepada karyawan.

Memang dibutuhkan orang-orang yang jago teknologi, orang-orang awam yang hanya sekedar pengguna teknologi, yang hanya biasa mengetik, mengedit foto, menonton film, menggunakan social media untuk gaul, menggunakan OS Linux hanya bisa bengong, karena tidak tahu apa-apa, oleh karena itu harus lebih banyak konsultan teknologi yang ahli mengenai Linux supaya lebih akrab dengan semua orang.

Tony Scott-Chief Techology Officer (2004): Unit teknologi General Motors Corp, GM akan mengevaluasi OS Linux tapi saya kira peralihan teknologi semacam itu dalam sebuah organisasi besar tidaklah mudah. Ini membutuhkan waktu dan biaya pelatihan, tetapi OS Linux adalah sebuah alternative yang dapat dikembangkan untuk peningkatan kinerja perusahaan.  

Google adalah salah satu perusahaan teknologi yang mendukung sistem operasi terbuka dengan OS Android yang dikembangkan dari teknologi Linux. Pengaruh global Google dalam mengubah cara orang berinovasi untuk pengembangan software juga patut diperhitungkan. OS Android sejak pertama kali diluncurkan sudah dalam tahap pengembangan yang terus disempurnakan, sehingga terus beradatapsi dengan kebutuhan konsumen, itu dikarenakan sistemnya open source dari sistem teknologi yang dikembangkan Linux. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: