Seberapa Jauh Anda Memahami Konsep Mengenai Going Geen? Septo Indarto (Team Double S)

12 Des

Seberapa Jauh Anda Memahami Konsep Mengenai Going Geen?
Septo Indarto (Team Double S)

Saat ini kampanye mengenai Going Green sedang giat dikampayekan dimana saja, kita dituntut untuk sadar lingkungan baik di rumah kita, tempat kerja kita, maupun di lingkungan kita tinggal. Kampanye Going Green dilakukan ketika para ilmuwan mulai sadar bahwa bumi sebagai planet yang kita diami selama jutaan tahun sudah mulai memasuki fase yang kritis karena pencemaran di darat, laut an udara. Itu berarti kita sedang dalam proses menghancurkan kehidupan kita sendiri karena kita menghancurkan lingkungan alam.
Di Eropa Utara, Negara-negara Skandinavia telah melaksanakan program Going Green sejak era tahun 1970-an, mereka mengambil inisitaif untuk menjaga alam demi kelangsungan generasi mendatang. Alam semesta adalah harta kekayaan yang diberikan Tuhan YME kepada umat manusia untuk dirawat dan dipakai untuk menunjang kehidupan kita tanpa eksploitasi yang berlebihan, tugas umat manusia yang harus menjaga keseimbangan alam, karena alam adalah penyedia terbesar kebutuhan hidup umat manusia untuk segala macam aktivitas, kesadaran mengenai lingkungan hidup adalah kewajiban kita untuk melindungi dan memelihara.
Di Finlandia, perusahaan kayu dan kertas Nokia, melakukan perubahan fokus bisnis menjadi perusahaan telekomunikasi untuk menjaga hutan-hutan pinus di Finlandia, hal ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan hidup. Perusahaan Nokia mulai melakukan riset mengenai teknologi komunikasi dan didukung oleh pemerintah Finlandia, tahun 1980 sampai awal tahun 2000-an, Nokia adalah pemimpin pasar telekomunikasi bergerak diseluruh dunia, dan diikuti oleh Motorola dan Samsung dalam pasar dunia.
PBB dibawah kepemimpinan Sekjen Koffi Annan sangat giat untuk melakukan riset yang berkelanjutan dalam skala global untuk mengetahui perubahan iklim yang akan mengancam kehidupan manusia, sudah banyak tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan mati dan musnah karena perubahan iklim, sedangkan kita harus bekerja keras secara totalitas untuk menjaga keseimbangan alam. Inisiatif Koffi Annan adalah sebuah terobosan besar dalam memahami perubahan iklim yang cenerung sangat ekstrem yang membuat semua orang diseluruh dunia kaget dan merasakan dampak dengan banyaknya bencana yang membunuh ribuan jiwa setiap tahun.
Pekerjaan rumah untuk memahami perubahan iklim sangat banyak dan penting, penelitian mengenai hal ini harus terus dilakukan. Protokol Kyoto mengenai pengurangan emisi gas sangat penting untuk mengurangi efek rumah kaca dari polusi yang diakibatkan oleh industri dan kendaraan bermotor, Protokol Kyoto memfokuskan dampak dari kegiatan ekonomi industri yang menyebabkan polusi menjadi sebuah masalah besar yang akan menyebabkan perubahan iklim, akhirnya kita merasakan bencana alam diseluruh dunia, kehancuran ekonomi, kehancuran stabilitas pangan, kehancuran infrastruktur, kehancuran industri dan kehancuran ekonomi masyarakat.
Pada awalnya konsep Going Green hanya berfokus kepada tindakan 4R: Reduce, Reuse, Recycle, Replace. Digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari, mudah dilaksanakan tetapi mempunyai dampak yang besar bagi penyelamatan lingkungan hidup.
Tetapi dalam kenyataannya aksi-aksi sederhana tidaklah cukup, dibutuhkan komitmen yang kuat dari semua Negara di dunia untuk menyelamatkan lingkungan hidup, Negara-negara maju adalah penyumbang emisi terbesar sedangkan Negara-negara berkembang adalah perusak terbesar lingkungan karena faktor ekonomi dan kemiskinan.
Negara-negara Skandinavia telah sadar akan bahaya dan ancaman dari kerusakan lingkungan hidup, ketika Negara-negara lain sibuk dengan kenaikan harga BBM yang membuat panik banyak orang, Negara-negara Skandinavia telah memproduksi energi bersih tanpa tergantung dengan minyak. Kuncinya adalah riset yang berkelanjutan dan disiplin. Energi bersih lebih dibutuhkan kita ketimbang BBM dimasa saat ini dan mendatang, karena menyangkut nilai ekonomi dan juga kestabilan politik dari sebuah Negara.
Ketika terjadi krisis minyak, kita melihat kepanikan masyarakat, debat di parlemen mengenai apa harus dinaikkan atau tidak, pemimpin pemerintahan-anggota parlemen-rakyat tidak bisa tenang karena harga BBM yang tinggi, ini terjadi diseluruh dunia. Menguras energi, BBM harus disubsidi, anggarannya sangat besar karena semua Negara rebutan minyak yang persediannya terbatas, akhirnya terjadi kepanikan massal karena kenaikan harga BBM dan kelangkaan BBM.
Di Negara-negara Skandinavia, kegiatan ekonomi masyarakat telah didukung oleh energi bersih dan bisa diperbaharui. Negara-negara ini tidak bergejolak adanya kenaikan harga minyak, karena mereka tidak terlalu tergantung kepada minyak. Aktivitas ekonomi berjalan normal dan tidak ada biaya ekonomi tinggi karena BBM naik harganya, masyarakat dapat hidup tenang dan tidak stress, dapat berwisata dan terseyum untuk menjaga kesehatan, tidak panik, seperti rebutan minyak untuk mendapatkan jatah.
Ketika pengembangan energi bersih menjadi sebuah standar baru dalam perekonomian global, kompromi politik mengenai kenaikan atau tidaknya harga BBM sudah harus bisa diselesaikan, energi bersih perlu dikembangkan, pihak universitas dan pihak industri harus bersatu padu melakukan riset pengembangan energi bersih. Sungguh kita malu dan sedih jika terus membaca di media masa, melihat di TV, terjadi kerusuhan, terjadi saling menjatuhkan di parlemen karena harga BBM yang semakin mahal, ini tidak perlu terjadi, setiap Negara harus melihat potensi energi bersih untuk kemakmuran rakyat.
Perlu proses waktu yang panjang untuk menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya penggunaan energi bersih bagi aktivitas kehidupan, peran Negara dalam menjalankan program ini sangat sentral sebagai sebuah kebijakan publik. Kemauan politik sangat diperlukan, sudah saatnya saat ini kita mulai mengatakan kita bisa mengurangi pemakaian BBM dan mulai serius untuk fokus riset pengembangan energi bersih, tanggung jawab pemeliharaan lingkungan adalah tanggung jawab kita, jika kita mengabaikan maka alam akan menjadi murka dan kita sendiri yang menjadi korban.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: