Ekonomi Asia Akan Melaju Terus Septo Indarto (Team Double S)

2 Des

Ekonomi Asia  Akan Melaju Terus

Septo Indarto (Team Double S)

 

Krisis keuangan yang melanda Asia pada tahun 1997, memberikan pelajaran berharga bahwa pengelolaan keuangan yang transparan adalah hal yang mutlak untuk diperlukan. Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra pernah mengatakan sebagi sebuah growing pain (Pertumbuhan yang bermasalah). Tetapi para pemimpin Asia langsung menyadari kesalahan mereka, transparasi keuangan dan di dukung oleh budaya politik yang bersih adalah kunci pemulihan ekonomi.

Tim ekonomi yang solid dan selaras dalam menciptakan berbagai kebijakan, itu adalah sebuah aksi yang akan ditunggu oleh pasar, Asia telah kembali ke formasi yang benar dalam menjalankan reformasi politik dan ekonomi, pertumbuhan ekonomi diatas 5% harus terus dipertahankan untuk terus menciptakan lapangan kerja dan kemakmuran masyarakat. Kebangkitan ekonomi bukan lagi sebuah impian tetapi ini merupakan sebuah kenyataan, hal yang lebih penting adalah bagaimana mendistribusikan kekayaan kepada penduduk, untuk memperkokoh pertumbuhan ekonomi.

Asia terus bekerja keras, mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra mengatakan bahwa pertumbuhan perekonomian Thailand terus tumbuh  karena kami terus bekerja keras, setiap hari ada sekitar 1000 mobil baru yang melaju di jalan-jalan, hal ini dikatakan ketika dia menerima peserta Asian-European Editors Forum di Bangkok 21 Mei 2004.

Industri Keuangan Asia telah mendapatkan kepercayaan investor global, indeks harga saham terus naik, tetapi faktor konflik regional seperti Nuklir Korea Utara, Hubungan Jepang-China yang terus memanas, Masalah Philipina Selatan yang menjadi isu regional juga tidak bisa diabaikan, kawasan Asia menyimpan konflik politik dalam skala besar dan kawasan ini mempunyai ketegangan konflik yang bisa  menjadi sebuah kenyataan. Ini harus diperhatikan, jika kawasan Asia terguncang, ekonomi dunia akan hancur, pemulihan ekonomi di Eropa dan di Amerika  hanya sebuah mimpi yang tidak bisa menjadi kenyataan.

Di Asia ada sebuah solusi untuk menyelesaikan berbagai macam masalah, yaitu dengan pendekatan kebudayaan. Pendekatan kebudayaan sudah dilakukan sejak ratusan tahun yang lalu dalam bidang perdagangan dan juga misi diplomatik, pendekatan kebudayaan juga banyak menciptakan alkuturasi budaya campuran di banyak wilayah-wilayah Asia di masa lalu, model ini masih sangat ampuh untuk digunakan dalam menyelesaikan semua masalah di kawasan Asia.

China saat ini tidak diragukan lagi, telah menjadi pemimpin Asia, China banyak memainkan peran-peran penting dalam diplomasi internasional Asia untuk membangun kawasan Asia ke tingkat yang lebih tinggi, perekonomian China yang terus tumbuh walaupun agak lambat sedikit telah membangkitkan sikap optimis yang sangat besar dan menyebar ke Negara-negara Asia lainnya. China memberikan pengaruh kek kawasan Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah dan Negara-negara anggota ASEAN.

Beijing telah menjadi motor penggerak dan pencipta inisiatif dalam tingkat global dan mewakili Asia, sehingga kawasan Asia adalah kawasan yang sangat disegani. China juga terus memacu pertumbuhan ekonomi kawasan-kawasan yang tertinggal di China, tujuannya adanya keadilan ekonomi, jika dimasa lampau hanya beberapa kota saja, seperti Shanghai, saat ini kota-kota lain juga diberikan kesempatan yang sama dalam membangun ekonominya.

Indonesia harus fokus kepada pembangunan infrastruktur dan juga pemberian modal kepada UKM, setelah China dan India, Indonesia adalah Negara yang mempunyai potensi yang besar dalam perekonomian, didukung oleh konsumsi domestik yang tinggi oleh kaum kelas menengah, ini adalah sebuah kesempatan yang besar untuk terus memacu pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur di Indonesia harus banyak diperbaharui untuk mendukung kegiatan perekonomian dalam skala global.

Saat ini angka pertumbuhan ekonomi di Asia adalah 5-9 %, dibandingkan dengan Amerika 3,3% dan Uni Eropa hanya 2,1%. Asia terus mencatat pertumbuhan ekonomi tinggi, kawasan Asia saat ini lebih tergantung dengan kawasan Asia itu sendiri, artinya saat ini Negara Asia satu dengan yang lainnya saling tergantung dan jauh lebih kuat daripada masa-masa sebelumnya.

Hal yang terpenting adalah saat ini distribusi kemakmuran yang harus dilakukan oleh Negara-negara Asia, tanpa itu akan menimbulkan gejolak sosial yang akan menciptakan krisis politik. Pemerataan pembangunan adalah solusi yang terbaik dikawasan ini, jumlah orang kelas menengah harus diperbanyak, karena kelas ini merupakan motor penggerak perekonomian. Kelas menengah akan lebih banyak memainkan peranan yang sangat penting diberbagai bidang di masa yang akan datang. Mereka akan menjadi motor penggerak demokrasi dan juga wirausaha ekonomi kreatif.

Wirausaha ekonomi kreatif akan menjadi motor penggerak perekonomian Negara-negara Asia, model pembangunan ekonomi berdasarkan ide-ide kreatif akan menciptakan lapangan kerja baru di berbagai bidang, kota-kota seperti Seoul, Banglore, Bandung, Shanghai adalah kota-kota yang akan memberikan sebuah contoh dan motivasi-pengaruh kepada kota-kota lain di Asia untuk mengembangkan wirausaha ekonomi kreatif yang melibatkan banyak warganya untuk menciptakan karya-karya yang bernilai ekonomis dan diterima oleh pasar.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: