Kenapa Sosial Media Dipilih Sebagai Sarana Promosi (2) Septo Indarto (Team Double S)

21 Nov

Kenapa Sosial Media Dipilih Sebagai Sarana Promosi (2)
Septo Indarto (Team Double S)

Sosial media bukan hanya alat promosi semata, tetapi juga sebagai alat untuk mengajak para konsumen mengenal dengan benar produk yang digunakannya dan juga mengenal produsen pembuatnya. Konsumen perlu tahu kenapa produk ini memang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen dan alasan yang kuat kenapa produsen menciptakan produk tersebut untuk dijual kepada konsumen. Konsumen mempunyai pilihan yang beragam di pasaran mereka bebas memilih produk yang akan di beli, tetapi satu hal yang harus diperhatikan adalah apakah konsumen memang benar-benar telah tepat untuk memilih produk yang memang benar-benar di pilihnya, ini bukan pilihan yang mudah mereka para konsumen memerlukan informasi yang cukup untuk mengetahuinya. Sosial Media dapat memberikan informasi itu kepada konsumen, dengan cepat, murah dan dapat di up date informasinya setiap saat.
Sosial media adalah media yang tepat untuk berdiskusi dengan para pelanggan mengenai produk-produk yang telah digunakan dan mengenai kekurangan dan kelebihan sehingga bisa meningkatkan penyempurnaan kualitas. Philip Kotler pakar Marketing dunia melihat bahwa saat ini adalah collaborative marketing, artinya produk yang akan dibuat akan melibatkan konsumen, diharapkan akan ada kesepakatan atau titik temu antara perusahaan dan konsumen mengenai sebuah produk.
Dalam dunia marketing era tahun 2000-an, sungguh penting untuk melibatkan konsumen sebagai user experience, karena mereka bicara dengan jujur mengenai kualitas produk yang mereka beli. Konsumen juga bisa menjadi volunteer marketing, tapi hal ini tidak bisa dipaksakan, konsumen menjadi volunteer marketing karena merasa puas dan merasakan kegunaan produk-produk yang dihasilkan. Dalam Marketing 1.0 berfokus kepada produk, Marketing 2.0 berfokus kepada prinsip marketing, Marketing 3.0 berfokus kepada pembuatan produk yang diinginkan oleh konsumen.
Singapore Airlines dan Kidzania adalah perusahaan-perusahaan yang berhasil menjalankan konsep Marketing 3.0 dalam pelaksanaan. Konsumen merasa di sapa, dilayani, dan diperhatikan kebutuhan-kebutuhannya. Konsumen merasa sangat dihargai, ini sangat bagus karena menciptakan sebuah hubungan yang kuat dalam tingkatan emosi yang mendalam. Konsumen diajak merasakan pengalaman yang berbeda dan diminta ide-ide mereka untuk pengembangan produk pelayanan selanjutnya. Kemampuan melayani dengan baik juga merupakan sebuah Marketing yang baik, melayani artinya memberikan dengan sepenuh hati dan senyuman serta bergerak dengan cepat apa yang dibutuhkan oleh konsumen.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: