Pembangunan Infrastruktur di Jakarta Septo Indarto (Team Double S)

17 Nov

Pembangunan Infrastruktur di Jakarta
Septo Indarto (Team Double S)

Pembangunan infrastruktur di Jakarta, khususnya pembangunan proyek infrastruktur untuk mengatasi kemacetan adalah hal yang sangat mendesak. Pak Jokowi sebagai gurbenur DKI Jakarta telah melakukan sebuah terobosan penting dengan mengajak BUMN dalam ikut serta dalam pembangunan proyek-proyek yang harus segera dijalankan. Beberapa waktu lalu tanggal 16/10/2012) Pak Jokowi datang ke kementerian BUMN untuk membahas berbagai rencana program-program dari proyek tersebut. Pertemuan Pak Jokowi dan Pak Dahlan Iskan diliput media massa dan berlangsung singkat sekitar 15 menit. Pak Dahlan Iskan di damping oleh sejumlah direksi BUMN, yaitu Waskita Karya, Hutama Karya, Adhi Karya dan pembangunan perumahan.
Pembicaraan itu menyangkut program-program yang akan segera dilakukan oleh pemprov DKI Jakarta seperti rencana pembangunan jalan tol, peningkatan layanan kereta rel listrik, pembangunan monorel, pembangunan khusus truk dari Bekasi menuju Tanjung Priok. DKI Jakarta memerlukan banyak infrastruktur baru yang lebih modern dan memadai serta hasil dari infrastruktur tersebut mempunyai kualitas dan daya tahan yang lama dalam penggunannya. Pertemuan Pak Jokowi dengan Pak Dahlan Iskan adalah langkah awal untuk membenahi kota Jakarta, Pak Jokowi mengajak BUMN, karena BUMN mempunyai kapasitas yang mumpuni untuk diajak terlibat dalam program-program proyek infrastruktur DKI Jakarta. Dalam hal ini yang harus diperhatikan bahwa Pak Jokowi sangat memprioritaskan BUMN yang dapat mengerjakan proyek-proyek tersebut dengan menggunakan produk dalam negeri. Ini akan membangkitkan keunggulan kompetitif produk anak bangsa dalam pembangunan Negara.
Pembangunan infrastruktur untuk mengatasi kemacetan adalah salah satu prioritas utama program yang akan segera dijalankan, Jakarta harus mampu untuk mengurangi kemacetan. Karena kemavetan akan menyebabkan biaya ekonomi tinggi dan kerugian waktu, sehingga secara keseluruhan akan menurunkan daya saing ekonomi Negara dalam jangka panjang. Energi yang dikeluarkan karena terjebak macet akan menyebabkan kerugian ekonomi dan juga menyebabkan stress bagi penduduk Jakarta dalam bekerja dan aktivitas lainnya.
Program Pak Jokowidan Pak Ahok harus didukung oleh semua pihak, karena Jakarta adalah ibu kota Negara, kota metropolitan, elatase Negara Indonesia. Perbaikan tata ruang kota sudah sangat mendesak. Visi dan misi untuk menciptakan Jakarta Baru harus segera direalisasikan dan diimplementasikan di lapangan, karena masayarakt sudah menunggunya, program-program Pak Jokowi-Pak Ahok jika banyak bisa direalisasikan akan membuat Jakarta menjadi lebih baik.
Jakarta Baru akan berorientasi pada pelayanan, khususnya pada pelayanan publik, karena kita ingin mewujudkan Jakarta Baru yang lebih manusiawi, ramah, dan berbudaya. Jakarta Baru membutuhkan pemimpin yang lebih merakyat dan mampu memahami persoalan warganya.
Jakarta Baru harus memperbaiki pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, dan transportasi. Itulah yang harus segera diperbaiki. Masyarakat perlu mendapatkan tarnsportasi layanan yang murah, terjangkau, nyaman dan murah. Masyarakat menginginkan pelayanan kesehatan yang dapat diakses dengan mudah tanpa prosedur yang panjang. Penduduk Jakarta berhak mendapatkan pendidikan yang memadai sampai perguruan tinggi, sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia akan memberikan keunggulan kompetitif bagi penduduk Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: