Analisa Kebijakan Publik-Note Septo Indarto (Team Double S)

14 Nov

Analisa Kebijakan Publik-Note

Septo Indarto (Team Double S)

 

Kebijakan publik adalah suatu sistem yang mengatur tentang masyarakat  dan telah ada sejak lama, sebagai sebuah ilmu pengetahuan dipelajari dalam tatanan masyarakat modern.

Ilmu Kebijakan (Policy Science)adalah sebuah istilah yang dikembangkan dalam ilmu sosial oleh Harold D. Laswell bersama beberapa koleganya setelah perang dunia II, ilmu kebijakan beroreintasi kepada masalah konsektual, multidisiplin, dan secara eksplisit bersifat normative.

Ilmu-ilmu kebijakan dibuat dan dirancang untuk menyoroti masalah-masaah fundamental dan masalah tersebut sering diabaikan oleh masyarakat luas ketika permasalahan muncul, ilmu kebijakan dibuat untuk disesuaikan dengan perubahan-perubahan sosial dan transformasi politik dan kebijakan yang akan selalu dibuat secara berkelanjutan untuk melayani tujuan-tujuan demokrasi.

Kebijakan publik adalah sebuah proses politik yang dibuat baik oleh pemerintah dan badan legislative.  Kebijakan publik diciptakan untuk mengatur kepentingan-kepentingan masyarakat luas, tujuannya supaya aspirasi-aspirasi masyarakat dapat dipenuhi melalui berbagai macam peraturan yang dibuat.

Ilmu kebijakan publik awal salah satunya sumbangan pemikiran dari sosilog Jerman Max Weber (1864-1920) dan Karl Mannheim (1893-1947), kedua tokoh ini bisa dianggap sebagai salah satu pelopor mengenai studi yang mendasari ilmu-ilmu kebijakan, karyanya yang berjudul Ideology and Utopia: An Introduction to the Sociology Knowledge (1929) dan Man and Society in an Age of Reconstruction (1940).

Tetapi pada akhirnya sistematika mengenai kebijakan publik menjadi sebuah studi dalam ilmu politik, pada periode perang dunia kedua, program mengenai kebijakan publik di buka antara lain di Harvard’s Graduate School of Public Administration yang didirikan pada tahun 1937. Pada akhir tahun 1940-an sebuah panitia antar universitas dibentuk dengan tujuan untuk mengembangkan materi kurikulum kebijakan publik, salah satu karya yang berhasil di ciptakan adalah karya dari Harold Stein yaitu Public Administartion and Policy Development: A Case Book (1952).

Sebenarnya sudah sejak lama para sarjana-sarjana ilmu sosial sangat tertarik mempelajari mengenai kebijakan publik, karena kebijakan publik telah sejak lama ada, ketika manusia telah mampu membangun peradaban-peradaban di masa lalu, hal ini kita bisa lihat dari sejarah-sejarah yang tercatat, seperti era kode Hammurabi, era Yunani kuno, era Romawi Kuno. Bahkan Rasullullah Muhammad SAW adalah seorang utusan Allah SWT yang paling berhasil menciptakan kebijakan publik dengan konsep Piagam Madinah di jazirah Arab.  Rasullullah Muhammad SAW adalah orang yang mempunyai visi masa depan dan mengerti tentang sosiologi masyarakat yang dipimpinnya.

Max Weber mengenai kebijakan publik: Di Eropa, ahli pemerintahan yang didasarkan atas pembagian kerja telah muncul dalam perkembangan yang bertahap selama 500 tahun. Kota-kota di Itali adalah awalnya dibentuk diantara Monarki-monarki yang berkuasa dan Negara-negara yang ditaklukan oleh bangsa Normandia. Tapi tiap tahap yang menentukan diambil dalam hubungannya dengan administrasi keuangan para pangeran…Besarnya keuangan dapat dipakai paling tidak untuk mengendalikan kekuasaan. Pengembangan teknik-teknik perang menuntut adanya pegawai spesialis yang ahli, differensiasi prosedur legal menuntut adanya ahli hukum terdidik. Dalam tiga bidang tersebut-keuangan, perang, hukum- pegawai ahli di Negara-negara yang lebih maju secara pasti Berjaya sepanjang abad ke enam belas (Max Webber, Politics as Vocation-From Max Weber, Essays in Sociology ed. Hans C. Gerth and C. Wright Mills (New York, Oxford University Press, 1946) Page 88.

Revolusi industri di Inggris menciptakan langkah lebih maju dalam mempelajari mengenai kebijakan publik, jika pada masa era sebelumnya yaitu era jaman kuno sampai era abad pertengahan, studi mengenai kebijakan publik studi mengenai kebijakan publik berlangsung mengikuti arah gerak evolusi peradaban kota-kota dan pertumbuhan kota serta ekspansi penaklukan daerah-daerah baru, tetapi era revolusi industri ketika ilmu pengetahuan berkembang dengan cepat , studi kebijakan publik dipisahkan dan dikembangkan secara otonom, hal ini disebabkan karena perkembangan masyarakat yang menciptakan sebuah corak baru dalam era industri. Abad revolusi industri sangat menekankan perkembangan pemikiran umat manusia yang didasarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi lebih dominan dan prioritas utama, ini adalah era ketika para sarjana sangat menyukai pengujian-pengujian teori ilmiah yang sangat berguna untuk pembangunan masyarakat, masyarakat telah memasuki sebuah era modern dan menghadapi permasalahan yang lebih kompleks.

Di Eropa sebuah generasi baru lahir dari era revolusi industri menawarkan kajian-kajian yang sistematis tentang pembuatan kebijakan dan perannya dalam masyarakat. The Statistical Societies. di kota Manchester dan kota London didirikan pada tahun 1830-an, tujuannya untuk mengarahkan orientasi-orientasi baru pada produksi pengetahuan yang relevan kepada penciptaan ilmu pengetahuan, lembaga itu diorganisasir oleh para bankir, industrialis, dan ilmuwan, lembaga ini berusaha memahami gejala-gejala sosial dengan cara sistematis mengumpulkan semua peristiwa yang terjadi yang menyangkut pengaruh urbanisasi dan kesempatan kerja di sektor industri terhadap kehidupan pekerja dan keluarga.

Di lembaga Manchester Society penelitian kepada data diperkuat oleh komitmen kepada reformasi sosial. Lembaga ini menyadari dari sebuah keinginan yang kuat dari para pendirinya untuk membantu memperlancar upaya perbaikan sosial keadaan penduduk di kawasan industri. The London Society yang dipengaruhi oleh Thomas Malthus (1766-1834) mengambil sebuah pendekatan yang tidak memihak dan netral-nilai terhadap masalah sosial. The social societies akan mempertimbangkan dibuatnya aturan pertama dan paling penting untuk mengeluarkan semua opini dari transaksi dan publikasinya untuk menegaskan perhatiannya kepada fakta yang dapat dinyatakan dengan angka dalam tabel. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: