Kawasan Asia Timur dan Pengaruhnya Kepada Pertumbuhan Ekonomi Kawasan (Septo Team Double S)

6 Nov

Kawasan Asia Timur dan Pengaruhnya
Kepada Pertumbuhan Ekonomi Kawasan
(Septo Team Double S)

Konflik kepentingan dikawasan Asia Timur membuat semua negara-negara diseluruh dunia khawatir. China-Jepang-Taiwan-Korea Selatan-Korea Utara, terus salinng memperebutkan pengaruh siapa yang paling layak menjadi pemimpin di kawasan tersebut. Setelah perang dunia II berakhir, Amerika adalah Negara yang paling aktif menjaga keamanan di wilayah Asia Timur, tetapi saat ini Negara-negara di kawasan Asia Timur secara ekonomi dan militer telah maju, oleh karena itu peran Amerika tidak begitu lagi ditakuti dan dihargai keberadaannya.
China bahkan sangat tegas, bahwa China memiliki kedaulatan, China menginginkan sebuah penyelesaian dengan Jepang atas Kepulauan Diaoyu secara damai, tetapi China juga memperingatkan mempunyai cara-cara untuk mengatasinya jika negosiasi diplomasi tidak menemukan jalan keluarnya. Menteri Pertahanan China Liang Guanglie menyatakan bahwa Kepulauan Diaoyu merupakan wilayah China sesuai bukti sejarah dan hukum. Pemerintah dan rakyat China sangat menentang nasionalisasi Diaoyu dan langkah itu dianggap illegal.
Jepang menyebut wilayah itu sebagai Kepulauan Senkaku dan mengkalim sebagai wilayahnya. Konflik ini bisa diselesaikan tetapi membutuhkan diplomasi marathon yang sangat panjang, karena menyangkut banyak hal, tetapi yang lebih penting, konflik di kawasan ini tidak menyebabkan masalah keamanan di kawasan Asia Timur menjadi kawasan konflik militer, karena kalau terjadi akan menganggu stabilitas ekonomi kawasan ini dan kawasan yang lain. Ini memang bukan perkara mudah yang bisa diselesaikan dalam jangka waktu satu malam, hal yang terbaik adalah semua pihak yang terlibat konflik atas kawasan ini harus menahan diri.
Ketegangan Korea Selatan-Korea Utara juga terus meninggi, latihan bersama Korea Selatan dan Amerika dikhawatirkan dapat memancing perang besar dari pihak Korea Utara, Korea Utara terus memperkuat senjata nuklirnya sebagai penyeimbang kekuatan di kawasan ini, Korea Utara bukan hanya mengancam Korea Selatan tetapi juga Jepang. Perdamaian di kawasan ini bukan hanya diharapkan oleh semua pihak, tetapi juga yang terpenting tidak ada konflik yang bisa muncul dengan tiba-tiba. Kawasan Asia Timur saat ini merupakan kawasan yang paling cepat pertumbuhan ekonominya dan inovasi teknologinya. Ini yang harus diperhatikan, kawasan ini menyuplai lebih dari 60% manufaktur industri ke seluruh dunia.
China-Jepang-Korea Selatan adalah raksasa industri saat ini, bayangkan jika saat ini Negara-negara tersebut dilanda konflik satu sama lain, apa yang akan terjadi, bagaimana kegoncangan dunia bisnis, bursa saham dunia juga akan runtuh, transaksi keuangan akan menjadi kacau. Yang terjadi adalah kekacauan kawasan yang memberikan efek negatif ke seluruh dunia.
Jika ada kesalahan dalam pendekatan diplomasi maka akan terjadi konflik yang akan meletus sewaktu-waktu dan hal ini akan berdampak buruk bagai perkembangan ekonomi kawasan di kawasan ini.
Di China terus terjadi demonstrasi anti Jepang, para demonstran juga memperingati insiden Mukded pada tanggal 18 September 1931, saat tentara Jepang meledakan rel kereta di Manchuria dan menuduh pemberontak sebagai pelakunya. Konflik kawasan ini telah melebar luas menjadi sebuah memori sejarah yang telah terjadi di masa lampau.
Baik China dan Jepang sama-sama mengklaim bahwa mereka adalah Negara yang berhak untuk mengelola pulau tersebut (Diaoyu-China/Senkaku-Jepang). Tetapi hal yang terepnting adalah dialog walaupun memerlukan waktu yang sangat panjang untuk menyelesaikannya. Karena tindakan provokatif dari China dan Jepang sama sekali tidak akan mampu menyelesaikan masalah di kawasan itu. Yang perlu diperhatikan akan menghindari kekuatan militer dalam menyelesaikan masalah tersebut karena kerugian bukan hanya untuk kedua Negara tersebut tetapi akan menciptakan konflik yang lebih luas di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: