Kepemimpinan Baru- The global paradox

7 Agu

Kepemimpinan Baru
Dunia sudah diambang krisis ekonomi dan krisis sosial, didalam kehidupan kita bernegara apakah kita membutuhkan kepemimpinan baru? Kita membutuhkan seorang figur baru dengan aksi nyata yang mempertimbangkan kepemimpinan yang baik penuh dengan integritas (bekerja dengan benar) untuk masyarakat. Pemimpin harus bekerja untuk rakyat bukan untuk pengusaha terkenal dan telah memberikan banyak dana kampanye untuk menjadi seorang pemimpin karena mengejar sebuah jabatan. Kita bisa belajar banyak dari pemimpin yang telah banyak melakukan banyak kesalahan di masa jabatannya.
Mereka telah menjabat sebagai seorang politisi, CEO yang handal, pengusaha sukses. Tetapi mereka semua korup dan tidak mempunyai jiwa dan tanggung jawab sosial sehingga hasilnya adalah meninggalkan banyak hutang untuk Negara. Yang akan menjadi korban adalah masyarakat, khususnya yang berasal dari kelas menengah. Kekayaan mereka habis karena telah menjadi korban dari kerusakan moral dari banyak pemimpin yang sangat cinta dengan uang.
Dalam berita majalah bisnis internasional yang And abaca seperti Fortune, the economist, Business Week, Anda sering membaca kenapa mereka para pemimpin seperti terlihat tidak mempunyai solusi dari krisis yang parah, contohnya bangkrutnya perusahaan film Kodak, kasus Enron dan krisis kebangkrutan perusahaan-perusahaan diseluruh dunia adalah karena mereka bekerja tidak sesuai integritas mereka, karena persaingan yang luar biasa dan juga banyak sekali factor-faktor yang harus dipelajari mengenai kenapa masalah ini terjadi dan telah menciptakan banyak korban (pemutusan hubungan kerja) yang menyebabkan krisis ekonomi dalam jangka panjang.
Tetapi perbaikan dari praktik kepemimpinan akan terus berjalan. Gelombang perbaikan terus terjadi diseluruh dunia karena setiap orang menginginkan sebuah keadilan murni yang dapat bermanfaat bagi kehidupan umat manusia. Para pemimpin yang berasal dari bawah mengerti mengenai penderitaan masyarakat. Mereka bekerja dengan hati yang tulus. Mereka adalah agen perubahan yang lahir karena ketidakadilan dalam kehidupan masyarakat. Jiwa mereka bersih karena ingin membangun sebuah masyarakat yang beradab yang sesuai dengan nilai kemanusiaan. Mereka adalah orang yang berpendidikan tetapi hati mereka sangat menderita melihat kehidupan masyarakatnya. Mereka bergerak cepat di luar jalur yang ada tetapi sama sekali tidak melanggar hukum. Mereka berani mematahkan hirarki kekuasaan atas-bawah, mereka ingin menciptakan perubahan karena panggilan jiwa.
Contoh dari kepemimpinan tersebut:
Di Amerika diwakili oleh Barack Obama
Di Myanmar diwakili oleh Aung San Suu Kyi
Di Indonesia diwakili oleh Megawati Sukarno Putri
Di Malaysia diwakili oleh Anwar Ibrahim

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: