The Global Paradox Septo Indarto (Team Double S)

4 Agu

The Global Paradox
Septo Indarto (Team Double S)
Sungguh kita telah melangkah jauh dalam membangun peradaban dunia melalui pembangunan ekonomi, khususnya di abad ke 20, ketika ilmu ekonomi berperan penting menciptakan kemajuan untuk peningkatan kualitas hidup umat manusia, tetapi disisi lain banyak juga masalah baru yang muncul karena kita belum pernah memikirkan hal ini sebelumnya dan baru merasakan saat ini, seperti kemiskinan karena sistem ekonomi yang tidak adil, global warming, perang sipil yang menyebabkan ketidakstabilan politik dan ketidakstabilan ekonomi hancur. Munculnya jenis-jenis penyakit baru akibat perubahan iklim, krisis moneter yang menciptakan masalah baru ketika teori-teori ekonomi sama sekali yang tidak mampu untuk memberikan sebuah solusi yang tepat.
Manusia yang hidup pada abad ke 21 hidup dalam situasi yang sama sekali tidak merasa nyaman, itulah yang kita kenal sebagai the Global Paradox (Terjadi arah yang berlawanan terhadap apa yang kita lihat). Ketika BBC, CNN, Al Jazeera terus menciptakan inovasi produk berita mereka, kita melihat berita-berita yang sangat menyeramkan seperti jutaan orang di Afrika memerlukan bantuan untuk bisa bertahan hidup, jutaan orang kehilangan pekerjaan di seluruh dunia karena kesalahan sistem managemen ekonomi.
Apa yang kita lihat?
Kita sedang melihat banyak masalah baru dan banyak tantangan baru. Ketika Global Warming diangkat menjadi sebuah isu global, para ilmuwan lingkungan hidup mendesain program bagaimana kita dapat menyelamatkan lingkungan hidup dari kerusakan. Maka muncul konsep Going Green untuk pembangunan yang berbasis lingkungan hidup. Tercipta mobil tenaga listrik, mobil hybrid, energi matahari untuk sumber listrik. Para ilmuwan lingkungan hidup telah berhasil menciptakan solusi dari the Global Paradox.
Olimpiade London berhasil membangun branding yaitu pesta olah raga yang memakai konsep Going Green sehingga akan menciptakan gerakan penyelamatan lingkungan hidup kepada seluruh masyarakat dunia untuk lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan. Ini adalah sebuah program jangka panjang yang diciptakan dan dikelola oleh pemerintah Inggris.
Apa yang Anda lihat di TV ketika orang mulai kehilangan pekerjaan? Ini adalah hal yang menyakitkan bagi kita semua.
Tetapi saat ini, semua umat manusia menginginkan sebuah perubahan ekonomi kea rah yang lebih adil, yaitu pemerataan pendapatan untuk mendapatkan kehidupan yang layak.
Kehidupan ekonomi setiap Negara harus diberikan solusi baru dimana tidak ada kesenjangan sosial lagi.
Kelas Sosial:
1. Kelas Atas.
2. Kelas Menengah.
3. Kelas Bawah.
Adalah sebuah hukum ekonomi yang terjadi disetiap Negara. Tugas Negara adalah menyediakan kebutuhan-kebutuhan hidup yang didasarkan kepada aturan yang berlaku dalam konstitusi . Setiap warga Negara menginginkan keadilan dan kesejahteraan. Tahun 1920-1930, ketika krisis ekonomi terjadi di Amerika, banyak warga Amerika terhibur dengan film music, konser-konser musik Jazz dan music Broadway untuk membuat mereka selalu gembira dalam tekanan hidup yang berat. Ekonomi krisis tetapi industri hiburan di Amerika tumbuh dan berkembang. Lahir artis seperti Shirley Temple, Ella Fitzgerald. Glenn Miller Orchestra, Bing Crosby, Count Bassie etc. Semua orang memerlukan memerlukan hiburan untuk merasa tetap semangat dalam kehidupan yang sangat keras.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: