Ini adalah Abad Wiraswata Team Double S (Septo Indarto)

7 Jun

Ini adalah Abad Wiraswata
Team Double S (Septo Indarto)

Kemajuan jaman yang didorong oleh kemajuan ilmu pengetahuan telah mennciptakan kesempatan-kesempatan baru dalam berkarya. Karena karya adalah proses yang dihasilkan dari sebuah pemikiran ide. Karya merupakan simbol keberhasilan. Karya diciptakan dengan sebuah kerja keras tanpa ada rasa untuk menyerah. Hanya orang-orang yang berpikir inovatif yang mampu menciptakan sebuah karya dari sebuah proses yang panjang. Ada satu hal yang kita pelajari, orang-orang yang mampu berkarya harus berani menjadi seorang pengusaha, tujuannya menciptakan karya yang lebih hebat, menciptakan lapangan kerja, dan ikut serta membangun Negara.
Saat ini penting sekali untuk orang-orang yang mempunyai karya untuk memahami ilmu pengetahuan dan ilmu pemasaran. Tujuannya supaya karya-karya tersebut bisa menjadi nilai lebih dan dinikmati oleh orang-orang yang mau membelinya, sehingga bisa menciptakan produktivitas lebih dari uang yang dihasilkan . Ini adalah abad produktivitas dan wiraswasta, setiap orang berhak menjadi pengusaha, tentunya menjadi pengusaha sukses dan menciptakan karya yang lebih hebat lagi.
Singgih S. Kartono adalah pengusaha yang mampu melihat peluang usaha. Dia adalah orang yang menciptakan desain radio Magno yang terbuat dari kayu hitam sonokeling dan pinus. Radio saat ini telah dijual ke Eropa, Amerika Serikat, Jepang, Australia, Selandia Baru, China, Hong Kong dan Taiwan.
Radio ini dibuat di Desa Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah. Awalnya dia mendirikan usaha ini karena mempunyai kepedulian yang besar terhadap kampungnya karena mengalami kemunduran ekonomi. Modal awal sebesar Rp 12 juta, dia memulai bisnisnya di bawah bendera Piranti Works tetapi tanpa perhitungan keuangan dan persiapan matang dia sempat mengalami kesulitan keuangan. Tetapi dia tidak menyerah. Tanpa diduga dia menerima pesanan radio kayu sejumlah 35 buah. Hasil dari pesanan pertama ini digunakan untuk menghadiri pameran produknya di Korea Selatan. Sejak itu pesanan dari luar negeri mulai ada dan terus berlanjut. Tapi ketika pesanan tersebut sudah mulai banyak, usaha ini mulai mengalami kesulitan bahan baku. Untuk mendapatkan bahan baku yang siap pakai dia mengganti setiap pohon yang ditebang dengan satu bibit pohon.
Secara langsung Singgih telah menerapkan gerakan penghijuan yang sesuai dengan konsep Going Green. Dia mengatakan bahwa konsep menjaga keseimbangan alam yang dia ajalankan telah membawa keuntungan tersendiri bagi bisnisnya. Dia telah memiliki sebuah hubungan yang baik dengan distributor. Mereka adalah penganggum Magno yang mempunyai perhatian dengan ideologi dan konsep bisnis yang saya jalankan.
Kerja kerasnya telah membuahkan hasil. Dia berhasil menjadi seorang pengusaha, membangun desa, dan ikut menyelamatkan lingkungan hidup. Kerja keras dan berani mengambil sebuah resiko adalah jalan yang harus ditempuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: