Sektor Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi (Septo Indarto-Team Double S)

31 Mei

Sektor Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi
(Septo Indarto-Team Double S)

Sektor pariwisata mempunyai potensi yang luar biasa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi suatu Negara dan membantu pemberdayaan masyarakat untuk terlibat dan menjadi pengusaha pariwisata. Setiap Negara saat ini menilai sektor pariwisata mempunyai peranan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Beberapa tempat wisata diseluruh dunia telah menjadi kunjungan wajib setiap orang untuk pergi berlibur, yaitu: Bali-Indonesia, Roma-Italia, London-Inggris, Paris-Perancis, New York-Amerika, Copacabana-Brazil, Moscow-Rusia, Tokyo-Japan, Beijing-China, Phuket-Thailand. Tempat-tempat tersebut banyak dikunjugi orang karena:
1. Tempat yang mempunyai daya tarik.
2. Pemandangan yang indah.
3. Memberikan pengalaman yang menarik.
4. Fasilitas infrastruktur berskala internasional.
5. Menawarkan atraksi budaya yang bervariasi.
Perkembangan teknologi informasi, seperti adanya program Google map dan Google Earth memberikan kemudahan kepada setiap orang untuk mencari tempat wisata yang harus dikunjungi. Teknologi internet menawarkan kemudahan informasi yang memberikan informasi-informasi yang menarik mengenai daerah wisata, sehingga kita dapat mempelajarinya terlebih dahulu mengenai tempat wisata, jumlah penduduk, uang akomodasi yang harus disiapkan, tempat penginapan, restoran, café, tempat ibadah, toko souvenir, toko rental mobil. Informasi yang disediakan harus lengkap sehingga daerah tersebut akan dikunjungi oleh turis.
Di Indonesia, kesuksesan penyelenggaran festival musik Java Jazz, sebagai salah satu festival musik jazz terbesar di dunia menjadi kalender acara wisata. Penonton yang datang sekitar 100.000 orang berasal dari dalam negeri dan luar negeri. Festival Java Jazz di Indonesia adalah yang terbesar di Asia. Ini adalah festival music terbesar yang menampilkan artis-artis Jazz besar di dunia di Jakarta, para pencinta music Jazz sangat puas menonton festival musik Jazz terbesar di Asia.
Pariwisata juga bisa mengembangkan industri kreatif. Pariwisata yang didukung oleh industri kreatif akan menciptakan sebuah peluang baru yang luar biasa. Korea Selatan membuat program K-Pop Tourism. K-Pop Tourism diciptakan karena banyak film-film Korea yang sukses di dunia. Korea Tourism Organization (KTO) membentuk tim wisata Hallyu (Gelombang Budaya Korea) tanggal 1 Januari 2012. Direktur Wisata Hallyu, Sang-Weong mengatakan: KTO sedang menyusun buku panduan wisata Hallyu. Berisi mengenai informasi tentang berbagai restoran yang dikelola artis dan keluarganya, tempat latihan tari modern, salon langganan para bintang, lokasi-lokasi syuting film, daftar kosmetik yang dipakai para artis Korea. Pihak KTO juga sudah meminta para pengelola managemen artis untuk membuka kantornya pada hari-hari tertentu untuk dikunjungi para turis. Para penggemar K-Pop berasal dari Negara Asia, Eropa, Amerika. Korea Selatan adalah contoh sukses Negara yang berhasil menggabungkan pariwisata dengan industry kreatif.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: