Yahoo dan Masalah Budaya Keterbukaan Septo Indarto (Team Double S)

16 Mei

Yahoo dan Masalah Budaya Keterbukaan
Septo Indarto (Team Double S)

Ketika persaingan bisnis semakin ketat dalam dunia teknologi. Yahoo tergoncang akibat skandal pemalsuan biodata pribadi Chief Executive Officer (CEO) Scott Thompson yang mengundurkan diri dari jabatannya dan segera digantikan oleh Ross Levinshon yang menjabat Kepala Media Global Yahoo. Siapa yang mengungkapkan kasus ini? Orang itu bernama Daniel Loeb, pemilik Third Point, perusahaan Hedge Fund yang juga merupakan salah satu investor Yahoo. Daniel Loeb menemukan bukti bahwa Thompson memalsukan gelar sarjana computer yang sebetulnya tidak pernah diraih. Ini sebuah pukulan telak untuk Yahoo ketika pendapatan iklan Yahoo turun terus karena kalah bersiang dengan Google dan Facebook.
Siapakah Scott Thompson? Dia dikenal luas sebagai pimpinan Pay Pal. Karena prestasinya tersebut Yahoo menawari jabatan sebagai CEO Yahoo. Sebagai CEO Yahoo, Thompson sudah mempunyai komitmen untuk membangun kejayaan Yahoo kembali dengan menerapkan kebijakan pemangkasan pengeluaran perusahaan dan mem-phk 2.000 karyawan diseluruh dunia atau sekitar 14% dari total tenaga kerja yahoo di seluruh dunia. Yahoo harus mampu bertahan. Skandal pemalsuan ijazah merupakan tindakan yang memalukan, ketika banyak perusahaan ingin membangun budaya keterbukaan.
Tetapi sejumlah analis teknologi industry mengatakan ada sebuah permainan politik tingkat tinggi yang dilakukan oleh Third Point yang berkaitan dengan kursi dewan direksi. Daniel Loeb ingin menempatkan orang-orang kepercayaannya yaitu Harry Wilson dan Michael Wolf. Dia mempunyai kepentingan strategis sebagai salah seorang investor yahoo.
Yahoo sedang dalam gejolak politik persaingan perebutan kekuasaan. Jika hal ini berlangsung dalam jangka waktu lama, maka akan mempersulit Yahoo harus bersaing dengan competitor. Harus segera ada konsolidasi internal untuk mengehentikan konflik perebutan kekuasaan di Yahoo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: