ASEAN Smart City Septo’s Note

28 Jan

ASEAN Smart City

Septo’s Note

ASEAN Smart City

  1. Bandung
  2. Bangkok
  3. Danang
  4. Davao City
  5. Ho Chi Minh City
  6. Jakarta
  7. Kuala Lumpur
  8. Manila
  9. Siem Reap
  10. Singapore
  11. Yangon

Why smart city is so important?

Smart city could give the best service and the best productivities and being implemented the going green concept.

Bandung is the capital city of the West Java province Inodnesia. Now Bandung becomes the city of education and home to over 80 higher education entities. Bandung is having the great universities in Indonesia.

Now Bandung is building the smart city and to develop digital skills. As smart city of Indonesua. Bandung is having the main programs:

  1. Online government services.
  2. Public Wi-Fi access
  3. Fast internet connection to cover Bandung’s area.

Bandung already has 5000 free Wi-Fi hotspots and aim to increase to 40.000 Wi-Fi hotspots. Bandung us seriously to increase the numebr of e-government apps from 320 today to 1000 by 2017.

In the 2015 Bandung city launched a GPS tracking system on 26 monitors of the Bandung command center.

Persaingan Tidak Sehat Dalam Bisnis Sudut Pandang Agama Islam Septo’s Note

25 Jan

Persaingan Tidak Sehat Dalam Bisnis

Sudut Pandang Agama Islam

Septo’s Note

 

Di dalam bisnis, kompetisi adalah sebuah pemandangan yang lazim kita lihat setiap saat. Karena dengan kompetisi akan melahirkan inovasi produk baru di pasaran. Akan tetapi jika kompetisi dilakukan dengan cara yang tidak sehat maka dalam sudut pandang agama Islam hal itu sangat tidak diperbolehkan. Agama Islam selalu mengajarkan prinsip-prinsip kejujuran dalam berbisnis. Karena dalam dunia bisnis , setiap pebisnis akan berusaha untuk memenangkan persaingan dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Dalam prinsip agama Islam, agama Islam memberikan kebebasan, misalnya dalam menetapkan harga barang yang sesuai dengan kondisi pasar. Prinsip transaksi dalam Islam adalah keridaan dua belah pihak dan melarang sangat keras mengenai kegiatan jual-beli barang yang dapat merusak harga pasar, misalnya dengan menciptakan permintaan pasar fiktif agar harga barang melonjak dengan sangat tinggi.

Salah satu contohnya adalah praktik monopoli. Yang di maksud monopoli dalam bisnis di sini adalah membeli barang untuk tidak digunakan atau di jual kembali, tetapi untuk di timbun sehingga ketersediaan di pasar sangat jarang di sisi lain permintaan sangat tinggi dan hal ini menyebabkan harga barang akan menjadi lebih tinggi berkali-kali lipat sehingga para pedagang akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar ketika menjualnya ke pasaran.

Rasulullah saw sangat menentang keras dan melarang kegiatan praktik monopoli. Dalam Hadis yang diriwayatkan Muslim dari Mu’ammar bin Abdillah, Rasulullah saw bersabda: Barang siapa yang melakukan monopoli perdagangan, maka itu tidak benar”.

Kenapa Rasulullah saw sangat melarang kegiatan praktik monopoli karena kegiatan itu merupakan aktualisasi dari keserakahan, ketamakan dan ketidakpedulian terhadap orang lain dan hal ini sangat di kecam dan di larang keras dalam agama Islam.

Pada intinya adalah monopoli dapat merusak harga pasar. Karena harga yang ditawarkan sangat tidak wajar dan dapat merugikan banyak orang yang membutuhkannya. Jika hal itu dibiarkan tanpa adanaya tindakan yang sangat keras akan menciptakan kegelisahan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad bin Hambal dari Ma’qal bin Yasar. Rasulullah saw bersabda: Barang siapa yang intervensi ke dalam harga barang kaum Muslim dengan di maksud menaikkan harga, maka Allah akan memasukannya ke dalam api neraka pada hari kiamat.´

 

Using Social Media By Septo Indarto

24 Jan

Using Social Media

By

Septo Indarto

Every day you always use the Social Media for the interaction with your friends. There are so many kind of social media platforms now. You are free to choose it. But you should know how to use the social media wisely and carefully. Because social media is having a high risk if you can not use wisely and carefully. Here some good tips from ICA. How to use it better for yourself.

  1. Be careful who your friend-don’t automatically trust friend requests from strangers.
  2. Be careful what you post-remember that almost anything you post can be re-posted.
  3. Avoid ideology. Unless you plan to be achieve in the public domain.
  4. Manage your profile-only include the things you really want others to know.
  5. Consider your security settings thought fully-what controls will you put in place.
  6. Think before posting images-do you want your relatives or employer to see them.
  7. Think before tagging others. Do they want to be tagged online?
  8. Don’t trust every link you see-Some can take you to infected sites.

Definisi Septo Indarto’s Note

17 Jan

Definisi

Septo Indarto’s Note

 

  1. CEO (Chief Execuitve Officer): Di sebut juga sebagai Direktur Pelaksana atau Managing Director. Pejabat perusahaan level atas yang di beri tugas manajemen secara keseluruhan untuk menjalankan sebuah perusahaan.
  2. CFO (Chief Financial Officer): Pejabat perusahaan level atas yang diberikan tanggung jawab mengenai pengelolaan keuangan perusahaan.
  3. CIO (Chief Information Officer): Pejabat perusahaan level atas yang diberikan tanggung jawab untuk mengelola sistem informasi internal perusahaan.
  4. CTO (Chief Technology Officer): Pejabat perusahaan level atas yang diberikan tanggung jawab untuk penelitian dan pengembangan produk baru.
  5. CSO (Chief Security Officer): Pejabat perusahaan yang bertanggung jawab atas sistem bisnis dan keamanan perusahaan.
  6. CCO (Chief Compliance Officer): Pejabat perusahaan level atas untuk memastikan bahwa perusahaan dan karyawan telah sesuai dengan kebijakan internal perusahaan dan peraturan yang berlaku.
  7. CKO (Chief Knowledge Officer): Mempunyai tugas beratnggung jawab untuk manajemen mengenai pengetahuan organisasi.
  8. CMO (Chief Marketing Officer): Pejabat perusahaan level atas yang bertanggung jawab atas kegiatan dalam suatu organisasi.

 

Who is Marrisa Mayer? Septo’s Note of Google Study of Case

16 Jan

Who is Marrisa Mayer?

Septo’s Note of Google Study of Case

 

  1. Her name becoming the idol as the woman celebrity in the tech world, the media calls herself as the the great idol in rare in the tech world. After graduated from the computer science at Stanford University she worked at UBS in Zurich Swiss and then SRI International in Menlo Park, California and then in 1999 joint into Google. One of the most surprises She was the first woman who worked at Google when this company in early time to grow and managed by Sergey Brein and Larry Page.
  2. During in three years of her time she worked hard to build Google. Her passion for the tech world is so high,. She works for 130 hours in a week, and alomost everynight she spending to work at office. Her work hard get success and she has the position as the vice president for local service, maps, location, in Google she leads many Google’s project.
  3. Year 1999. She became as Head of Google’s User Interfaceand Web Server.
  4. Year 2003. She became as Customer Web Products.
  5. Year 2005. She became as VP of Search Products and User Experience.
  6. Now She is becoming Head of Maps and Location Services.

According to herself:  work hard is the most important part of any business that’s giving a difference between a start up company and  its competitor. She is still young and she has a big vision and a big ambition in the tech world.

Her education background. Mayer was graduated from Standford University and success got B.S  degree title in symbolic system and M.S. degree title in computer science. Both of degrees she has got after she has taken specialized in artificial intelligence.

Joint into Google in 1999, During thirteen years in working at Google she has been leading as engineering, designer, product manager, executive. Her achievement and role in Google projects:

  1. Google Search
  2. Google Image
  3. Google News
  4. Google Maps
  5. Google Books
  6. Google Product Search
  7. Google Toolbar
  8. iGoogle
  9. Gmail

Siapakah Marissa Mayer? Septo’s Note of Google Study of Case

16 Jan

Siapakah Marissa Mayer?

Septo’s Note of Google Study of Case

 

  1. Namanya menjadi sebagai idola sebagai selebriti dunia teknologi, media menyebutnya sebagi sosok wanita yang sangat langka di dunia teknoloogi. Setelah lulus dari jurusan ilmu komputer Universitas Stanford, dia bekerja di UBS di Zurich-Swiss dan kemudian SRI International di Menlo Park, California dan kemudian pada tahun 1999 bergabung dengan Google. Salah satu hal yang mengejutkan adalah dia menjadi karyawan wanita pertama di perusahaan yang di rintis oleh Sergey Brein dan Larry Page.
  2. Selama jangka wakyu tiga tahun Mayer bekerja keras membangun Google. Passionya terhadap dunia teknologi sangat tinggi. Dia bekerja 130 jam dalam seminggu, hampir setiap malam waktunya dia habiskan untuk bekerja di kantor. Kerja kerasnya berhasil mengantarkan dirinya menduduki jabatan wakil presiden untuk produk layanan lokal, maps, lokasi. Selama di Google dia mengepalai sejumlah produk layanan.
  3. Tahun 1999. Dia menjadi Head of Google’s User Interfaceand Web Server.
  4. Tahun 2003. Dia menjabat sebagai Customer Web Products.
  5. Tahun 2005.Dia menjabat sebagai VP of Search Products and User Experience.
  6. Dia menjabat sebagai Head of Maps and Location Services.

Menurutnya bahwa kerja keras merupakan bagian yang sangat penting dari setiap bisnis dan ini yang akan membedakan sebuah perusahaan start up dengan para kompetitornya. Dia masih sangat muda, tetapi mempunyai visi besar dan ambisi yang besar di dunia teknologi.

Latar belakang di bidang pendididkan. Mayer lulus dengan pujian dari universitas Stanford dan berhasil menyandang gelar B.S. dalam sistem simbolik dan M.S. dalam ilmu kompter. Kedua gelar tersebut berhasil diperoleh dengan mengambil spesialiasi dalam kecerdasan buatan.

  1. Mayer bergabung dengan Google pada tahun 1999. Selama tiga belas tahun bekerja di Google menjabat sebagai insinyur, designer, manajer produk, eksekutif. Peran dia dalam pengembangan produk Gooogle:
  2. Google Search
  3. Google Image
  4. Google News
  5. Google Maps
  6. Google Books
  7. Google Product Search
  8. Google Toolbar
  9. iGoogle
  10. Gmail

Why Marissa Mayer Failed to Lead Yahoo (Kenapa Marissa Mayer Gagal Membangun Yahoo) Septo Indarto’s Note (Source Article: Linkedin and the others) English Business

16 Jan

Why Marissa Mayer Failed to Lead Yahoo

(Kenapa Marissa Mayer Gagal Membangun Yahoo)

Septo Indarto’s Note (Source Article: Linkedin and the others)

English Business

 

Ketika Marissa Mayer mengundurkan diri dari perusahaan Google dan menerima tawaran sebagai CEO di perusahaan Yahoo. Berita tersebut menggemparkan dunia. Marissa mempunyai karir yang cemerlang di perusahaan Google. Dia adalah wanita yang sangat pintar, itu adalah kata-kata yang di tulis di media cetak dan media online. Tetapi hal yang mengejutkan bahwa dia juga gagal memimpin Yahoo. Yahoo adalah perusahaan stagnan saat ini, padahal di awal booming internet, Yahoo adalah brand pioneer bagi perusahaan teknologi. Apa yang menyebabkan dia gagal. Dalam pelajaran English Business kita akan mencoba mengetahui kenapa dia gagal memimpin Yahoo.

5 tragic reasons why Marissa Mayer failed. Learning from mistakes is the best education. If you can afford the tuition. Much cheaper and safer to learn from mistakes of others. So what can we learn from a multi-billion mistake of putting Marissa Mayer in charge of Yahoo? (Ada lima alasan yang dikemukakan sebagai sebuah opini yang menyebabkan Marissa Mayer gagal membangun Yahoo sebagai sebuah perusahaan teknologi. Kesalahan tersebut bisa menjadi pelajaran bagi diri kita dalam memimpin sebuah organisasi perusahaan).

Experience. I would not trust a brilliant rocket scientist to do a heart transplant on me. Why anyone thought that a highly intelligent person with no turn around experience, no experience in running large enterprises, and no real management experience is the right person to run Yahoo? Penekanannya: Kurangnya pengalaman. Marissa Mayer adalah wanita yang sangat cerdas, di Google dia di percaya, tetapi jam kerja dia belum  tinggi di Google, ketika dia memutuskan untuk menjadi CEO Yahoo, pengalaman dia masih sangat minim untuk mengelola sebuah perusahaan teknologi raksasa, seandainya dia masih bergabung dengan Google untuk jangka waktu 5-7 tahun, maka dia siap menjadi sebuah CEO di perusahaan teknologi yang lain.

  1. Marissa’s Google experience was not applicable. If you do a heart transplant, you need to make sure that new healthy heart is compatible with the body. What works in one company does not in another. I have seen all too often new leader come and try to instill a foreign culture, strategy and method-and fail. Penekanannya: Perusahaan Yahoo dan Google mempunyai budaya kerja yang berbeda, ini jelas membutuhkan waktu untuk menyesuaikannya. Marissa terbiasa dengan gaya kerja Google dan ingin menerapkannya di Google, seharusnya dia menyesuaikan diri dengan gaya kerja Yahoo dan kemudian menciptakan budaya kerja baru di Yahoo secara perlahan.
  2. And then there is thing called arrogance. A brilliant book “Why Smart Executive Fail” by Sidney Finkelste. Names arrogance as one the most common reasons for executive failure. We need to stay humble, no matter what achievements we had and what successful companies We have worked for previously, and what fancy university we graduated from. Penekanannya: Kita harus membuang sikap sombong jangan dijadikan sebagai standar atau patokan sebagai prestasi kerja di tempat kerja yang terdahulu. Kesombongan adalah kunci kegagalan dalam bekerja di tempat yang baru, karena pada dasarnya sebagai orang baru kita harus belajar lagi semua dari awal).
  3. Leaders do not ask people what they would not do them selves. She abolished WFH for everyone else. Creating a WFH substitute for her self by installing a nursery next to her office was considered by many as a slap in the face-to woman and men alike. Much was made in the beginning of Mayer’s data driven approach. As a leader, before we become data-driven, we need to become people-driven. People first-data second. I have to walk fast to follow my people because I am their leader. I wish they would teach this quote at Standford University. Penekanannya: Sebagai seorang pemimpin atau leader dia bagus menghapus kebijakan WFH (Work Fom Home) adalah kebijakan yang tepat, tetapi dia memfokuskan kerja kepada data driven, seharusnya people-driven terlebih dahulu untuk menciptakan tim kerja yang kuat.
  4. Marissa’s strategy was video, mobile, native and social. On the surface it sounds common sense. It is so common sense, that a college graduate can from up with this. And that is precisely the problem-the strategy is still broad. Penekanannya: Seharusnya dia menciptakan produk baru bagi Yahoo, bukan yang sudah ada dilanjutkan, karena di perusahaan teknologi sebuah karya inovasi adalah sebuah keharusan.

The hard part about strategy is deciding what not to do. Steve jobs did not turn around people with broad platitude strategies, but with brilliant new products. Penekanannya: Seperti Steve Jobs tidak membuang waktu untuk selalu mengumbar kata-kata hambar mengenai strategi perusahaan kepada karyawan tetapi mengajak karyawan untuk fokus kepada menciptakan produk yang baru.

IBM CEO Louis Gerstner decided to pivot the company into services. Something new was needed, something novel. Saying we will do social, video, mobile and native is saying we will do everything everyone else is doing. Penekanannya: CEO IBM Louis Gerstner juga mengubah haluan strategi bisnis IBM, dengan menjual divisi komputer dan hardware ke perusahaan Lenovo dari China. IBM sekarang lebih fokus kepada pelayanan jasa dan banyak menciptakan perangkat lunak yang membantu produktivitas kerja sebuah negara, kota, perusahaan dan individu, salah satu andalannya adalah Program Smart Planet.

I feel bad for all those people who worked so hard at Yahoo all these years, nights and weekends. What a monumental waste to efforts by so many smart and dedicated employees. What was the number one internet company becomes a division of a telephone giant. That said Verizon is a very smart company. They have an incredibly experienced and strategy leadership. Penekanannya banyak sekali para pegawai yang mempunyai talenta tinggi dan sangat pintar dan memberikan dedikasi yang tinggi kepada perusahaan, tetapi kesalahan strategi perusahaan membuat pekerjaan mereka sia-sia. Verizon sebagai sebuah perusahaan telekomunikasi mempunyai strategi yang lebih pintar karena berhasil membeli Yahoo seharga U$ 44 miliar pada 25 Juli 2016.

Did not ditch your yahoo e-mail accounts.

And if you are a Yahoo employee, I would stay put if I were you. Finally after all these years, you will enjoy values of experiences leadership.